Zebra Metro Voice: Polwan Juga Bisa Nyanyi

Oleh: Daniel Ruben

Keberadaan polisi wanita akhir-akhir ini menarik perhatian masyarakat luas. Polwan dengan wajah cantik sering menghiasi layar kaca untuk melaporkan arus lalu lintas.Tidak itu saja, Polwan juga sering diikutsertakan dalam pengamanan aksi unjuk rasa. Keberadaan Polwan di unjuk rasa sempat menjadi perhatian. Di balik kesehariannya dengan seragam dan atribut kepolisiannya, kaum hawa ini ternyata juga memiliki talenta lain selain tugas dan tanggung jawab profesinya. Tarik suara. Itulah salah satu bakat alam yang dimiliki para personel Zebra Metro Voice, sebuah grup vokal yang beranggotakan 10 polisi wanita cantik. Bermodalkan wajah enak dilihat, dan tentu saja kualitas suara mumpuni, para biduan polisi ini pun mendendangkan lagu-lagu untuk menghibur masyarakat.

Mendapat kesempatan untuk berinteraksi dengan mereka, KapanLagi.com pun tak menyia-nyiakan moment menyaksikan para Polwan ini berlatih vocal. Simak obrolan tim KapanLagi.com dengan Zebra Metro Voice, yang diwakili oleh Briptu Sinta Amelia (Sinta), Brigadir Anita Puspita (Anita), dan Bripka Syafrita (Rita) di Traffic Management Center, Polda Metro jaya, beberapa waktu lalu. Bicara soal ZMV, ide awalnya dari mana?Rita: Kita dulu audisi, setelah audisi kan ada pemilihan, terus yang masuk lolos, semuanya tidak lulus. Terus karena dari Bapak Direktur kita, kita harus bisa jadi, kita harus berlatih terus dan akhirnya kita berhasil. Yah yang lolos cuma satu. Pada waktu itu Direktur kita kan Pak Royke Lumowa itu pingin buat vocal grup di polantas, nah sebenarnya cuma buat latihan terus kalau ada event-event misalkan intern di Polda baru kita yang main. Cuman intern kita aja, yah kita kan bukan penyanyi professional, jadi kita belajar seminggu dua kali, terus ya udah sampai sekarang.Apa yang menjadi tujuan dibentuknya ZMV?Rita: Tujuannya yah buat ada acara-acara. Kan kalau di Polda ada acara itu, kebetulan kan kita manggil penyanyi dari luar, sedangkan dari polisinya belum ada makanya Pak Royke bikin inisiatif, bikin group ini. Jadi kalau suatu saat ada acara, kita yang maju, jadi gak perlu manggil penyanyi dari luar. Terus kalau untuk ada panggung prajurit kan intern kita aja, atau acara pisah-pisah sambut, pejabat Polda kita suka nyanyi, yah kita ngisi aja.Polwan bikin girlband sepertinya baru pertama kali. Sejauh mana keseriusan Anda menjalankan profesi sampingan yang baru ini?Rita: Kalau serius kita serius untuk berlatih, tapi kita tetep utama untuk kerja, dinas buat kita. Jadi ini kan kalau ada acara kita main, kalau ada panggilan dari tv mana kita tampil tapi kalau untuk sehari-hari kita tetep dinas yang diutamain.Memanfaatkan moment?Rita: Yah, bisa jadi juga group kita ini bisa buat image polri, citra polri jadi bagus. Kita juga jadi lebih dekat sama masyarakat terus juga kalau misalkan udah ada undangan dari Dahsyat gitu kan kemarin dari RCTI dan kita juga istilah, kita juga membangun citra polri. Di mata masyarakat kita juga bisa seperti ini, bisa dekat dengan masyarakat, bisa menghibur masyarakat juga.Lagu-lagu yang dibawakan, lagu sendiri atau lagu orang?Anita: Iya sementara ini masih membawakan lagu orang, terus hari ini baru latihan lagu sendiri. Pertama kali yang kita tampil itu lagu artis yang seperti Derby Romero, sama DI3VA.Ada latihan rutin?Anita: Latihan rutin gak ada, cuma kalau mau ada acara kita dari pagi sampai pada hari H pas mau tampil gitu aja sih latihannya.Disetujui oleh korps?Anita: Tentu saja, kan idenya dari pimpinan. Mereka sangat mendukung kita.Kenapa anggotanya 10 orang? Ada proses audisi?Anita: Dulu sebelum ada group band itu kita memang udah ada 10, cuma kitanya aja yang belum booming. Dengan sepuluh orang yang sifatnya masing-masing yah, menyatukan pikiran itu susah.Kendala yang paling berat?Rita: Yah paling beda pendapat, terus yah kadang-kadang pikirannya gak sepaham. Paling itu aja sih. Cuman kan tetep kompak, kita harus tetep solid itu karena kan modal utama kita yah itu, solid, kompak dan semangat. Kapanpun kita tampil di manapun kita harus semangat dan kompak.Meminimalisirnya gimana supaya tidak terjadi konflik?Rita: Biasanya kita kalau ada masalah antar pribadi kita sama komandan kita dikumpulin, kita dikasih arahan. Kalau misalnya ada masalah, kita disuruh keluarin masalahnya apa, harus diselesaikan saat itu juga, jadi habis itu kita maaf-maafan ya udah. Tapi kalau konflik itu mesti ada tapi pada saat itu kita selesaikan. Bagaimana dengan tugas dan tanggung jawab sebagai perwira Polisi?Rita: Kalau tugas kadang kita suka bentrok, karena kalau di kantor kan kita harus selalu ada dan kebetulan kan kita pelayanan di loket-loket, yah ini kalau kayak pas latihan kita ada harus ngasih info sama temen yang di kantor, kita latihan sampai jam segini, setelah latihan kita balik ke kantor lagi.Setelah tampil di tv, apakah ada yang berubah? Artinya, mungkinkah dunia entertainment lebih menyenangkan?Sinta: Biasa aja sih, cuma bangga banget. Sebagai Polwan, bukan cuman kita aja tapi seluruh anggota Polwan di Indonesia karena kan selama ini belum ada polwan nyanyi rame-rame sambil koreo, jadi sesuatu hal yang baru. Saat ini Polwan cantik sedang menjadi pembicaraan umum. Menurut Anda, apa yang membuat Polwan lebih menonjol dibanding Polisi pria?Rita: Mungkin kalau Polwan kan wanita, kepribadiannya beda dengan kaum laki-laki, jadi kan kadang-kadang polisi itu militer, identik dengan kekerasan terus juga mukanya sangar, sedangkan ini kan ada cantik-cantik, itu sesuatu yang bisa dibanggakan. Jadi orang-orang kan pada senang, biasanya kalau polisi itu kebiasaannya begitu, jaga demo, ini kok ada sesuatu kok Polwan bisa nyanyi, bisa koreo. Kita kan didik untuk disuruh apapun kita harus bisa, gak boleh kita berkata nggak bisa, pokoknya kita kayak nyanyi aja, kalau nyanyi sebenarnya kita kan gak bisa, karena kan berlatih akhirnya bisa juga.Polwan tetaplah wanita, dan wanita sering dianggap lemah. Kenapa tertarik menjadi polisi?Rita: Mungkin cita-cita lah. Kebetulan kan kakak saya jadi polisi, dulu setelah lulus SMA, udah masuk Polwan aja gitu. Cuma itu aja, terus kadang ngeliat Polwan-Polwan pada jaman dulu di jalan gagah, pingin ikut aja gitu.Anita: Kalau aku kebetulan kan tinggal di kampung. Kalau ngelihat polisi gitu kan keren banget, nah terus ada pendaftaran lihat di brosur gitu, coba-coba aja. Kebetulan kan pas lulus sekolah gak kuliah, nganggur gitu kan. Nah terus daftar, alhamdulilah lulus dan bangga banget bisa jadi polisi.Sinta: Kalau dulu kan saya sekolah itu mungkin banyak sekolah yang sering tawuran mungkin. SMA Blok M itu kan sering banget didatengin oleh polisi, saya suka ngelihat Polwan itu gagah. Jadi saya punya keinginan mau jadi Polwan, kebetulan saya menyampaikan keinginan saya ke orang tua, orang tua mendukung, ya sudah saya lanjut saja ikut pendidikan itu.Peranan perempuan dalam mengerjakan sesuatu yang lumrah dilakukan oleh pria, sering diragukan. Apa tanggapan kalian?Rita: Kebetulan kan sekarang udah ada emansipasi wanitanya, jadi sebenarnya apapun kegiatan laki-laki yang dilakukan, kita juga bisa. Ternyata kita juga mampu, kayak pendidikan juga, gak ada bedanya sama polisi laki-laki. Semua pendidikan yang laki-laki lakukan, yah kita sama lah. Buktinya kita mampu seperti itu aja. Jadi kan kadang-kadang 'ah Polwan, perempuan bisa apa sih?' Ternyata pendidikannya sama aja.Polwan sering diidentikkan sebagai superwoman. Setuju nggak?Rita: Boleh deh. Yah menurut saya bisa jadi karena polisi wanita itu seorang perempuan, seorang ibu, seorang anak perempuan, seorang istri. Dan menurut saya itu sesuatu yang amazing, buat saya pribadi yah. Misalkan kayak Polwan udah punya suami dan punya anak, sedangkan dia harus dinas, harus ngurusin anaknya, harus bikin sarapan buat suami. Mungkin kalau bukan seorang polisi kaget juga tapi kita di sini bisa. Bisa karena memang sudah terbiasa. Dari kita pendidikan karena kita didik untuk mandiri, bisa mengatur waktu buktinya di sini, yang sudah pada menikah juga bisa mengurus suami, bisa mengurus anak. Mungkin kalau apel-nya jam 5, dia udah masak dari jam 3.Apa sih arti superwoman menurut Anda?Sinta: Multitalented, apapun bisa. Yah kayak tadi juga kita disuruh naik mobil juga bisa untuk patrol motor, mobil, sepeda, sepatu roda juga bisa. Terus kita bisa jadi ibu rumah tangga, jadi seorang ibu juga bisa. Yah menurut saya multitalented kan kayak gitu, belum tentu orang selain Polwan bisa, apalagi polisi laki-laki pas bangun tidur langsung makan, mereka kan gak tau perjuangan wanita untuk bikin makanan.Sulit gak sih menjalankan peran ganda?Sinta: Gak, ikhlas karena tulus, karena memang tuntutan dan kewajiban kita yah memang seperti itu. Jadinya mau gimana lagi yah kalau itu takdir, dituntut jadi Polwan juga.Kategori superwoman seperti apa?Anita: Perempuan kerap menggunakan emosi ketimbang rasionalnya.Bagaimana saat menjalankan tugas? Apakah sering pula terjadi?Anita: Terjadi banget kalau kita di lapangan. Mungkin bisa terjadi, apalagi kalau ngelihat pengendara padahal kita udah kasih tau. Jadi suka ngeyel yah kadang-kadang kalau dalam hati nih, kalau bukan pakai baju dinas, tapi karena kita pakai baju dinas yah mohon maaf Pak gini gini gini.. Bapak gak boleh lihat mungkin caci maki juga harus kita terima, kadang kalau ada yang naik mobil suka ngelirik-ngelirik.Saat demo kemarin, Polwan menjadi sorotan karena dianggap mampu meredam emosi demonstran. Kenapa bisa begitu? Ada trik khusus?Rita: Mungkin dengan senyuman, salam sapa, udah gitu kan kalau pendemo kemarin kan muda-muda masih mahasiswa, mungkin kalau melihat Polwan kan sesosok wanita, seorang ibu, mungkin kalau misalkan dia mau anarkis-anarkis juga gak tega. Jadi mungkin secara emosional juga secara psikologisnya juga pasti bisa meredam.Dengan menjadi seorang Polwan, apakah berpengaruh terhadap kepribadian Anda? Artinya, beda dari perempuan pada umumnya.Rita: Berpengaruh banget, kita lebih mandiri terus jadi pemberani gitu, jadi kalau apa aja gitu, ah Polwan ini jadi ada kata-kata di hati kita, Polwan ini harus berani.Kalau jadi Polwan, masih ada sisi femininnya kah? Atau justru maskulinitas yang menonjol? *joke*Rita: Banget, dari segi penampilan juga kita di luar yah sama aja kayak yang lain, dandan tetep. Yah dari segi pakaian juga kan kita pakai rok. Paling kalau menyesuaikan itu di kantor, kalau di kantor kan kita memang ada ketentuannya, kita pakaiannya kayak gini tapi kalau udah di luar yah biasa aja pakaiannya, kayak biasa aja.Pria jadi takut mendekati?Rita: Gak juga, malah jadi pada suka, orang-orang sipil kalau deket sama Polwan tuh mereka senang.Apakah sikap dan perilaku Anda berbeda, ketika berseragam, dan ketika sedang tidak berseragam?Rita: Ada bedanya. Kalau kita berseragam kita harus jaga image, gak boleh tingkah macam-macam lah. Jadi kita harus bawa nama baik Polri juga, nanti kan kalau kita macam-macam yang jelek bukan sayanya tapi anggota Polri.Berharap semakin banyak Polwan ke depannya?Anita: Makin ke depan Polwan makin maju, makin sukses dan banyak inovasi-inovasi baru untuk ke depan dan multitalented juga.Yang paling utama dari seorang Polwan itu harus apa sih?Anita: Kepribadiannya bagus, secara emosional, secara psikology, secara fisik juga, kan kita pertama kali kalau pendaftaran itu kan secara fisik secara kesehatan, secara kepribadian kita juga di test semuanya. Yang terpilih itu benar-benar yang terbaik.

Zebra Metro Voice - Para Polwan Jadi Girlband:

(kpl/ben/nat)

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Berita Pilihan