Vino G. Bastian Dan Marsha Timothy, Dari Lokasi Syuting Ke Pelaminan

Pepatah jawa yang mengatakan witing tresno jalaran soko kulino atau cinta karena terbiasa, bisa jadi pas diterapkan untuk pasangan Vino G Bastian dan Marsha Timothy. Awalnya mereka dipersatukan dalam sinetron Calon Bini, setelah itu beberapa FTV mempersatukan mereka juga. Chemistry pasangan tersebut ternyata tak hanya di depan kamera, namun berlanjut ke pelaminan.

Dalam sinetron Calon Bini, Marsha digambarkan sebagai cewek tomboy di kampong Betawi. Saking tomboinya banyak cowok yang takut padanya. Sementara Vino menjadi cowok alim pekerja keras. Mereka akhirnya saling jatuh cinta dan Vino meminta Marsha menjadi calon bininya.

Dalam salah satu FTV Satu Cinta untuk Selamanya, Vino dan Marsha kembali dipasangkan sebagai pemeran utama. Vino menjadi lelaki alim dari keluarga sederhana. Sedangkan Marsha menjadi anak gadis putra Pak Mantri yang kaya dan dihormati warga kampung. Orang tua Marsha ingin menjodohkannya dengan lelaki yang dianggap ‘sekelas’ dengan kehidupan mereka. Namun Marsha memilih Vino sebagai kekasihnya.

Yang terbaru, film pendek Vino dan Marsya berjudul BYE BYE yang ditayangkan di youtube pada awal tahun 2012. Film ini mengisahkan kehidupan Vino dan Marsha yang tinggal bersama lama, namun Marsha merasa kurang puas dengan materi yang diberikan Vino. Nekad, Vino mencuri koper berisi uang. Karena itu mereka harus berurusan dengan gangster.

Terlihat mereka semakin nyaman menjadi pasangan di depan kamera. Kenyamanan itu mungkin juga karena mereka tengah menjalin hubungan cinta yang sebenarnya. Buktinya, Sabtu 20 Oktober 2012, mereka siap menggelar resepsi pernikahan di Pondok Indah Lestari, Pondok Indah, Jakarta. Kabarnya mereka bersedia memberikan preskon pukul 16.00 sebelum resepsi. Kita tunggu saja besok. (kpl/uji/rth)

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Berita Terkini