Video Klip Religi, Pasha Ungu Sutradarai Ustad Guntur Bumi

Sebentar lagi bulan Ramadhan tiba. Ustad Guntur Bumi kebut memproduksi video klip lagu-lagu religi yang dinyanyikannya. Setelah Asmaul Husna, kemarin, Minggu (24/6), suami dari mantan penyanyi cilik Puput Melati itu membuat video klip untuk single keduanya, berjudul Allah Yang Memilihmu.

Tak tanggung-tanggung, Ustad Guntur Bumi menggaet musisi kenamaan Sigit Purnomo Syamsuddin Said atau yang lebih dikenal dengan panggilan Pasha. Kehadiran vokalis band Ungu di lokasi syuting bukan hanya sekedar pencipta lagu, tetapi juga sebagai sutradara dalam video klip tersebut.

"Saya hari ini bersama Pasha, saya sangat kagumi dan bangga, karena mencetuskan dan melayangkan lagu pesanan saya. Cukup panjang prosesnya. Hari ini proses pembuatan video klipnya yang mengatur skrip, sutradara beliau. Pasha yang sutradarai," ujar Ustad Guntur di kawasan Cinere, Depok, Minggu (24/6).

Bagi Pasha, ini merupakan projek pertamanya sebagai sutradara. Meski pertama kali, dia mengaku tidak mengalami kesulitan yang berarti. Justru dengan aktifitas barunya itu, ia banyak mendapat pelajaran.

"Tantangan buat saya pribadi, pertama kali terjun langsung. Nggak bisa pagi, jadi sore karena harus ada yang dibereskan dulu jadinya telat, mohon maaf ya. Story board-nya juga bagus, proses pengerjaan harus bagus, cut to cut harus enak. Ya pembelajaran juga buat saya," jelas Pasha.

"Luar biasa untuk terjun ke dalam produksi. Walaupun baru pertama kali dengan Ustad Guntur Bumi, langsung sreg," tandas Pasha. (kpl/hen/rea)

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Berita Pilihan