Umi Tatu: Saya Kehilangan Dua Anak Diusia Muda

Jakarta, C&R Digital - Bagi umi Tatu, wafatnya Uje merupakan yang kedua setelah sebelumnya kakak tertua Uje, Riyad, meninggal diusia yang masih muda yakni 35 tahun. Namun ia tetap bangga dengan kedua putranya itu. Bahkan, khusus untuk Uje, Umi mempunyai nilai tersendiri.

"Dua anak Umi meninggal dalam usia muda, yang pertama kakaknya Jeffry, yaitu Riyad dalam usia 35 tahun, sekarang Jeffry susul kakaknya dia meninggal di usia 40 tahun," kata Umi Tatu kepada wartawan, Jum'at (26/4) saat menggelar tahlilan di kediaman almarhum Uje, perumahan Bukit Mas Bintaro, Rempoa, Tangerang Selatan.

Di mata umi, Uje adalah sosok yang menyenangkan meski terkadang menyebalkan.  "Uje anak baik, selalu bikin Umi senang, biarpun kadang bikin sebal Umi gak ambil hati, namanya juga anak," kata umi Tatu. Umi Tatu mengaku sangat bangga dengan Uje, seorang Ustadz yang dicintai banyak orang, 

"Gaya ceramahnya cocok untuk semua kalangan mulai dari anak kecil sampai orang usia lanjut menyukainya, karena ia bisa menyeimbangi gaya ceramahnya agar semua kalangan bisa menikmati," kata umi Tatu.

Umi bersyukur melihat begitu banyak orang yang melakukan shalat jenazah dan mengantarkan Uje ke tempat peristirahatan terakhir. 

"Saya bersyukur dia didoakan ribuan orang, jangankan ribuan. Ada 40 orang, kalau satu dari mereka ada yang dijabbah Allah, udah pasti semuanya akan baik. Apalagi ini ribuan orang apalagi yang jadi imam saat shalat jenazah adalah imam besar masjid Istiqlal," kata umi Tatu.

Para jemaah yang menghadiri tahlilan pertama ternyata tak hanya dari Jakarta dan sekitarnya, tapi dari seluruh indonesia.

"Alhamdulillah dari sabang sampai merauke semua datang ke rumah ini untuk mengucapkan bela sungkawa dan turut mendoakan Uje," kata Umi Tatu.

Meski demikian, umi Tatu telah mengikhlasikan kepergian putranya. 

"Dia adalah pemimpin yang baik, dia orang yang beriman dan bertaqwa. Klo dibilang kehilangan ya kehilangan tapi saya harus terima, karena  yang mengambil Allah, dan kita semua adalah milik Allah, diciptakan dan akan kembali kepada-Nya suatu saat nanti," kata umi Tatu.

 

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Berita Pilihan