Trailer 'SOEKARNO' Hadir di LED Facade Terbesar di Dunia

KAPANLAGI.COM - Keinginan Hanung Bramantyo terwujud, dengan hadirnya trailer film Soekarno di LED Facade terbesar di dunia milik salah satu mall di Jakarta. Sejak awal dia tertarik untuk menyangkan trailer film garapannya itu di media yang memiliki luas 8.675,3 M2 itu.

Film Soekarno memang menjadi kado Kemerdekaan RI ke-68. Akan pas jika trailernnya juga tayang di media yang besar, demi memunculkan semangat Kemerdekaan.

"Sebelumnya Hanung memang ingin promosi film Soekarno tayang di LED Mall Taman Anggrek (MTA). Dia melihat ini juga yang terbesar. Akhirnya keinginan Hanung terpenuhi," ungkap Arismuda Irawan, perwakilan MVP, di Mall Taman Anggrek, Jakarta Barat, Senin (19/8).

Tidak sekadar coba-coba, pihak MVP juga percaya diri menayangan trailer sekelas film Soekarno di bentangan LED yang menyelimuti bagunan mal. "Kita pede dengan film yang ditayangkan, karena filmnya Soekarno. Kalau filmnya yang lain, belum tentu kita pede," ujarnya.

Zaskia Hampir Melahirkan, Hanung Bramantyo Masih Sibuk Kerja
Demi Kelahiran Anak, Hanung Bramantyo Tunda Beberapa Kerjaan
Hanung Bramantyo Beberkan Arti Nama Bayinya
Selamat! Telah Lahir Putri Kedua Hanung Bramantyo - Zaskia Mecca
Dalami peran di 'SOEKARNO', Tanta Ginting Kerap Ajak Tengkar
Film 'SOEKARNO' Akhiri Proses Syuting
Berhijab, Zaskia Adya Mecca Merasa Lebih Berkah
Zaskia Mecca Selalu Ajak Serta Anak Dalam Setiap Kesempatan

Lewat penayangan itu pihak MVP ingin mengingatkan kepada semua orang yang melintas di depan mal, kalau ada tokoh-tokoh penting di balik kemerdekaan negeri ini, Indonesia. "Di balik Kemerdekaan, ada orang-orang penting di dalamnya seperti Soekarno dan Hatta," pungkasnya. (kpl/aha/dar)

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Berita Pilihan