Tika Tidak Tahu Kabar Tiwi Dijadikan Istri Ketiga

Laporan Wartawan Warta Kota, Heribertus Irwan Wahyu Kintoko

TRIBUNNEWS.COM – Persalinan Prastiwi Dwiarti atau Tiwi, salah satu personel grup vokal T2, yang terungkap sepekan lalu setelah lima bulan menikah dengan Shogo Sakuramoto, meninggalkan tanda tanya. Muncul kabar, Tiwi adalah istri ketiga pria asal Jepang itu.

Ditanya mengenai kabar tersebut, Kartika Yudia Ramlan atau Tika mengaku tidak mengetahuinya. "Hah, kata siapa?" kata Tika usai syuting di gedung TransTV, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Rabu (31/7/2013).

"Mudah-mudahan jangan dan nggak mungkin (jadi istri ketiga)," kata Tika yang belakangan ini lost contact dengan Tiwi.

Sejak Tiwi dinikahi Shogo di Nusa Dua, Bali, 16 Februari 2013, Tika jarang berkomunikasi dengan pasangan duetnya. Tika mengatakan menjadi istri Shogo itu adalah pernikahan yang didambakan Tiwi. "Setahu aku, Tiwi itu satu-satunya yang dicintai (Shogo)," ujar Tika.

Ketika dikenalkan Tiwi, Tika mengetahui Shogo belum beristri. "Tiwi itu istri pertama (Shogo)," kata Tika yang berharap, kehidupan pernikahan Tiwi dan Shogo terus bahagia.

Kabar yang santer terdengar, Tiwi adalah istri ketiga Shogo. Istri pertama dan kedua berada di Jepang dan Bali. Sejak mengungkapkan kabar bahagia persalinan Tiwi yang telah melahirkan bayi laki-laki pada 23 Juli pekan lalu, hubungan Tika dan sahabatnya itu disebut-sebut semakin renggang.

Baca Juga:

Tika Sudah Tak Pernah Lagi Bicara dengan Tiwi

T2 Vakum, Posisi Tiwi Digantikan Cowok Korea?

Tika "T2" Kesulitan Duet Bareng Cowok



BACA JUGA:

Tiwi keluar dari T2?
Tika T2 sedih bicarakan tentang Tiwi
Tika tak mau Tiwi tinggalkan T2 karena alasan keluarga
Tika T2 kecewa Tiwi menghilang
Tika T2: Tiwi sekarang beda, tertutup banget

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Berita Terkini