Tiga Finalis Idola Cilik 2013 Bawakan Lagu Daerah Masing-masing

Jakarta, C&R Digital - Di babak Tiga Besar pentas Idola Cilik 2013, Sabtu (06/04), ketiga kontestan Chelsea, Difa dan Bagas berkesempatan menyanyikan lagu daerah mereka masing-masing. Sebagai penampil pertama yaitu kontestan asal Bandung (Jawa Barat), Chelsea, menyanyikan lagu Manuk Dadali diiringi dengan alat musik tradisional Jawa Barat, Angklung, yang dimainkan oleh anak-anak dari Sanggar Ayodya Pala.

Menurut Mike Mohede, salah satu juri tamu di Idola Cilik 2013, Chelsea selalu memberi nuansa segar pada setiap penampilannya. Namun, Chelsea harus bisa mencari kesempatan dimana ia bisa menunjukkan kemampuan vokalnya.

"Kamu harus bisa cari moment, kasih klimaks ke voter dan juga yang belum vote kamu. Tunjukkin kemampuan vokal kamu. Kalau di lagu ini emang lagunya belum bisa menunjukkan hal itu, lain kali bisa cari lagu yang lain," komentar Mike di acara pentas Idola Cilik 2013 di studio 8 RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta, Sabtu (06/04).

Setelah itu, giliran kontestan asal Medan (Sumatera Utara), Difa, yang menyanyikan lagu daerahnya berjudul Poda. Difa sangat menghayati lagu ini dan dirasakan pula oleh para dewan juri.

"Difa suaranya merdu banget. Aku sebenarnya bingung mau komentar apa soalnya sudah bagus. Paling pesan aja kalau Difa lolos pokoknya Difa harus tetap baik, bersahaja dan baik sama fans yang sudah mendukung," komentar Kevin Aprilio selaku juri tamu. Sedangkan menurut Mama Ira, kak Winda dan Mike Mohede, mereka kompak mengatakan bahwa penampilan Difa kali ini benar-benar pakai hati.

Di penampilan terakhir, ditutup oleh Bagas, kontestan asal Palembang (Sumatera Selatan). Di antara dua kontestan lainnya, Bagas memiliki jumlah pendukung yang banyak. Seluruh penggemar yang datang ke studio 8 RCTI kompak bernyanyi bersamanya. Mendengar suara Bagas, membuat Kevin ingin belajar bernyanyi.

"Aku suka banget pas kamu ngerap. Ittu kan butuh skill juga. Tadi kata kak Winda lagu ini artinya dalam banget dan kamu jadi matang bawain lagu itu," komentarnya.

Sementara Mike mengatakan sebagai warga Palembang, Bagas sungguh beruntung karena diwariskan oleh budaya musik yang kaya akan cengkok Melayu.

"Itu tadi dapet banget. Enggak ada missed-nya. Intinya bisa santai saat menyanyikan lagu, itu aja sih," ungkapnya.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Berita Pilihan