Tabrakan Maut Putra Ahmad Dhani, Akibatkan 6 Meninggal dan 9 Terluka

Jakarta, C&R Digital - Kecelakaan mobil di tol Jagorawi, Minggu (8/9) dini hari, memakan korban meninggal dunia sebanyak enam orang. Tabrakan beruntun itu, terjadi karena mobil yang ditumpangi putra bungsu Ahmad Dhani, Abdul Qodir Jaelani alias Dul menabrak pembatas jalan sehingga mobil keluar jalur berlawanan. Sehingga menabrak mobil grand max nomor polisi B 1349  TFN dan Toyota Avanza B 1882 UZY. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto menjelaskan nama-nama korban kecelakan maut kepada wartawan.

"Jadi ada 6 Orang yang meninggal dunia, 9 lainnya mengalami luka-luka," kata Kombes Pol Rikwanto, saat dihubungi wartawan lewat telepon, Minggu (8/9) di Jakarta.

Selanjutnya Rikwanto mengatakan kecelakaan maut ini terjadi di Km 8 arah Cibubur, Tol Jagorawi pada Minggu (8/9) sekitar pukul 00.45 WIB. Dengan begitu, pihak penyidik menilai ada kelalaian bagi pengendara berusia 13 tahun itu saat mengendarai sedan bermerk Mitsubishi Lancer bernopol B 80 SAL yang sempat beradu muka dengan mobil bermerk Daihatsu Grand Max bernomor polisi B 1349 TFN.

Berikut daftar koban tewas Kecelakaan Maut Tol Jagorawi Minggu (8/9) dini hari:      

1. Agus Wahyudi, 40 tahun, alamat Jalan Warakas I Nomor 6 RT 004/001, Warakas, Jakarta Utara. (Jenazah di RS Polri).          

2. Agus Kumara, alamat Gang Plamboyan RT 0O3/09, Cibubur, Ciracas, Jakarta Timur. (Jenazah di RS Meilia Cibubur).      

3. Riki Aditia Santoso, 20 tahun, alamat Jalan Asrama Polisi 301 RT 003/05, Kecamatan Bayongbong, Garut, Jawa Barat (Jenazah di RS Polri).

4. Agus Surahman, 31 tahun, alamat Komplek Perla No.48 RT 003/04, Rorotan, Jakarta Utara. (Jenazah di RS Polri).

5. Qomar.

6. Nurmansyah, 31, Jalan Gedung Laut No 75, RT 002/07, Kelurahan Rawa Badak, Koja, Jakarta Utara.

Sementara itu, 9 Orang korban lainnya yang hanya mengalai luka sbb:

1. Abdul Kodir M.

2. Nugro B.

3. Wahyudi.

4. Jauheri.

5. Boby.

6. Pardomuan S.

7. Pujo Widodo.

8. Ahmad Abdul Kodir.

9. Noval Samodra.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Berita Pilihan