Syahrini 'Jualan' Bulu Mata

Jakarta, C&R Digital - Penyanyi Syahrini melebarkan sayap ke dunia bisnis bulu mata. Pelantun lagu Kau yang Memilih Aku ini langsung mengeluarkan lima produk bulu mata yang didesainnya sendiri. Bulu mata yang diklaim aman dan lembut untuk dikenakan ini diberi nama bulu mata khatulistiwa, merak, cendrawasih, cakrawala, dan surya kencana.

“Aku yang mendesain dan menamakannya. Kenapa dengan nama khas Indonesia, karena produk ini akan kupasarkan ke mancanegara agar bisa mengharumkan nama bangsa bahwa inilah karya anak bangsa. Bulunya itu asli, bukan sintetis . jadi awet dan nyaman. Pokoknya biar cetar membahana deh,” kata Syahrini di Jakarta, Minggu (13/1).

Penyanyi kelahiran Sukabumi, 1 Agustus 1980 ini memilih bisnis bulu mata ini karena bisnis ini terhitung langkah dan belum banyak digeluti orang lain. “Dari tahun lalu sudah memikirkan untuk bisnis ini dan kebetulan teman ada yang mau bantu. Aku ingin orang bukan kenal aku hanya sebagai penyanyi saja,” paparnya.

Untuk menghindari pemalsuan dari produknya, pemilik nama asli Rini Fatimah Jaelani ini telah mematenkan produk tersebut. Sementara, untuk pendistribusian produk ini, ia mengaku telah bekerjasama dengan gerai–gerai ternama. “Kalau sampai masuk pasar tradisional, berrati itu palsu,” tandasnya.

Selama berkarier di dunia tarik suara, Syahrini telah mengeluarkan tiga album studio, masing-masing berjudul My Lovely (2008), Jangan Memilih Aku (bersama Anang, 2009), dan Semua karena Cinta (2012). Sementara, ia juga pernah membintangi dua film, masing-masing berjudul The Maling Kuburans (2009) dan Baik-baik Sayang (2011).

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Berita Terkini