Surat Ketua MUI Untuk Fatin Merupakan Dukungan Pribadi

KAPANLAGI.COM - Penampilan menawan salah satu peserta X FACTOR INDONESIA, Fatin Shidqia Lubis mendapat perhatian khusus dari KH. A. Cholil Ridwan selaku Ketua MUI Pusat Bidang Seni Budaya. Dia membenarkan mengirimkan surat kepada Fatin yang merupakan bentuk dukungannya kepada gadis berjilbab itu.

Dihubungi lewat telepon oleh KapanLagi.com®, Rabu (3/4), Cholil menegaskan surat berupa dukungan itu merupakan dukungan pribadinya, bukan MUI secara umum.

"Iya, benar itu surat dari saya. Tapi, surat itu merupakan dukungan saya secara pribadi kok, bukan MUI secara umum. Saya di surat itu mencantumkan jabatan saya sebagai Ketua MUI Pusat Bidang Seni Budaya biar orang-orang tau aja. Nanti dipikirnya Cholil yang lain," jelas Cholil.

Lebih lanjut, Cholil menuturkan alasannya mendukung gadis berusia 16 tahun itu. Dia mengaku bangga ada seorang gadis berjilbab yang bisa berprestasi seperti Fatin.

"Ya saya senang aja sama dia. Fatin berjilbab tapi dia punya prestasi dan bakat bernyanyi lagu-lagu Barat. Saya selain Fatin nggak nonton, cuma nonton dia aja. Makanya saya minta dukungan masyarakat untuk Fatin," tutur Cholil.

Jika diberi kesempatan menonton Fatin secara langsung, Cholil pun akan hadir. "Nanti kalau dia masuk final terus saya diundang, saya pikirkan untuk datang. Saya akan minta izin sama ketua yang lain," katanya.

Terdapat empat poin dalam surat yang dikirimkan Cholil kepada Fatin. Salah satunya, dia meminta muslimah atau wanita yang telah berjilbab untuk mengirimkan sms dukungan untuk Fatin. (kpl/pur/rea/faj)

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Berita Pilihan