ST 12 Makin Tidak Solid

Jakarta-C&R/OMG- Keadaan band asal Bandung, ST 12 yang mengusung musik Pop Melayu semakin terlihat tidak solid. Pasalnya, band yang cuma terdiri dari tiga orang personil itu, tampil tanpa Charly (vokal) dan Pepep (drum) saat menjadi bintang tamu acara musik Dahsyat, RCTI, Rabu (5/10/2011).

Isu bubar pun kembali menghampiri ST 12. Namun begitu, Pepeng (gitar) menepis jika ada masalah antara personil. Bahkan Pepeng menegaskan jika ST 12 akan tetap bertahan. "Diisukan miring sudah biasa, dari dulu-dulu kan sudah sering diisukan itu," ujar Pepeng usai acara.

Sementara itu, sebagai sahabat yang juga menjadi manajer personal Charly, Reindhy menilai memang ada permasalahan antara personil ST 12. "Menurut gua banyak masalah intern yah yang hanya mereka bertiga bisa menyelesaikannya , tapi gua nggak etis bicarakan masalah ST 12," papar Reindhy saat dihubungi, Rabu (5/10/2011).

Reindhy pun memprediksikan jika masalah itu tak kunjung terselesaikan, maka nasib band ST 12 tak akan bertahan lama. "50 banding 50 yah, bubar atau tidak itu tergantung mereka, apakah mau mempertahankan perjuangan mereka untuk mengangkat musik melayu hingga menjadi fenomenal seperti saat ini atau tidak? Jadi kalau bubar sangat disayangkan," tutur Reindhy.

"Tapi kalau bicara solid, grup ini sangat solid karena apa? Mereka berjuang dari bawah, menggusur band band kuat bermodalkan dengan genre musik melayu. Bahkan mereka bisa menginfluence untuk band-band baru," lanjutnya.

Sebagaimana diketahui isu bubar ST 12 merebak lantaran ada selisih paham antara Charly (vokal) dan Pepep (drum). Namun, ketika dikonfirmasi, baik Charly dan Pepep selalu membantahnya. (Deva)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Berita Terkini