Sebelum Meninggal, Keluarga Sempat Larang Uje Pergi Naik Motor

Jakarta, C&R Digital - Ustad Jeffry Al Buchori (Uje) meninggal akibat kecelakaan motor di bilangan Pondok Indah, Jakarta Selatan,  Jumat (26/4) dinihari. Ia  sempat dilarikan ke Rumah Sakit Pondok Indah, namun Tuhan rupanya berkehendak lain. Almarhum mengembuskan nafas terakhir dalam usia 40 tahun.

"Saya tidak menyangka anak saya pergi secepat ini. Saya sangat kaget tiba-tiba dapat kabar dia (Uje) meninggal. Dia sudah dimandikan dan dikafani di RS Pondok Indah, diantar ke rumah pakai keranda dengan mobil jenazah dari rumah sakit," kata Umi Tatu, ibunda Uje kepada wartawan, Jumat (26/4) usai tahlilan di rumah duka, di Perumahan Bukit Mas Bintaro, Rempoa, Jakarta Selatan.

Sebelum Uje memutuskan untuk keluar rumah naik motor, Kamis (25/4) malam, pihak keluarga sempat melarangnya. Namun Uje tetap ingin pergi. "Semuanya sempat melarang, saya, ibu, dan anak-anak, kami khawatir dengan kondisi dia yang lagi kurang sehat, tapi dia tetap mau pergi, ya sudah kami izinkan," kata Pipik, istri almarhum.

Pipik menyampaikan suaminya punya alasan sendiri mengapa begitu ngotot ingin pergi membawa motor sebelum kecelakaan itu. "Dia bilang, motor ini dakwahnya Abi, karena ke manapun Abi pergi dengan motor selalu ada yang konsultasi terkait Islam, dakwah harus masuk ke masyarakat," kata Pipik mengikuti apa yang dikatakan almarhum.

Pipik mengatakan selain kurang sehat, sebenarnya Uje juga kelelahan karena kurang tidur. "Abi habis begadang bikin lagu, sudah ada lima lagu, memang stasiun TV sudah minta suami saya untuk menyanyikan lagu barunya," kata Pipik. "Belakangan ini Abi sering lemas dan pusing, tapi Abi gak pernah mau istirahat."

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Berita Pilihan