Rilis Single Kedua, Almer Ogah Cengeng

KAPANLAGI.COM - Penyanyi Aler Deta Tarandha, atau yang biasa disapa Almer mengaku sampai saat ini ini merasa nyaman dengan kiprahnya sebagai penyanyi solo. Setelah sukses dengan debut singlenya yang berjudul Luka Yang Terdalam, kini pria berusia 16 tahun itu merilis single terbarunya, Bahagiamu.

"Bahagiamu itu terinspirasi dari Anggar Fajar Prayudha. Beliau yang menciptakan lagu itu ketika seumuran dengan saya. Filosofi lagu itu tinggi, jangan galau terus. Jangan cengeng,” kata Almer melalui surat elektronik kepada KapanLagi.com.

Dalam singlenya ini, Almer mengusung musik pop dan RnB. Sementara lirik lagunya mengisahkan tentang kehidupan cinta, dimana manusia kerap mendapat cobaan. Meski cinta ditolak, namun pada akhirnya akan bahagia.

"Bahagiamu menceritakan kehidupan cinta, dimana manusia mendapat cobaan. Ini musik yang jujur, saya rindu menyanyikan musik yang pas. Berbekal dari musik yang jujur, mudah-mudahan masyarakat mau menerima," ungkapnya lagi.

Meski tengah menapaki masa-masa menuju level yang lebih sukses dalam dunia hiburan, Almer tetap menjadikan pendidikan sebagai prioritas utama. "Pendidikan nomor satu, cita-cita saya menjadi dokter harus tercapai. Menyanyi adalah impian saya sejak kecil. Waktu kecil saya terinspirasi dari Joshua dan Trio Kwek-kwek," kata Almer.

Tak ketinggalan, Almer pun punya cita-cita agar karya karyanya dalam bermusik, bisa diterima oleh semua penikmat music tanah air. "Kita tetap berusaha, lihat reaksi masyarakat. Just do the best. Apapun hasilnya nanti kita bisa melihat. What ever you say, its me. Semoga masyarakat Indonesia bisa menerima lagu saya," tutupnya. (kpl/faj)

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Berita Pilihan