Ribuan Orang Ikuti Pengajian Kenang Tujuh Hari Meninggalnya Uje

Jakarta, C&R Digital - Tak hanya keluarga saja yang mengikuti pengajian memperingati tujuh hari meninggalnya almarhum Ustad Jeffri Al Buchori, tapi juga ribuan orang dari beberapa kelompok pengajian yang berkumpul untuk mendoakan sang ustad kesayangan.

Bukan orang dewasa saja yang berdesak-desakan  untuk mendoakan ustad yang memiliki julukan ustad gaul tersebut, tapi juga anak-anak dan lansia yang turut berduyun-duyun menuju kediaman Uje yang terletak di Perumahan Bukit Mas, Rempoa, Tanggerang Selatan, Kamis (02/05).

Beberapa ustad kondang pun turut memberikan tausiyah seperti Rhoma Irama, adik dari Aa Hadi (suami  Cece Kirani) yakni Aa Reza dan juga ketua Front Pembela Islam, Habib Selon. Para jama'ah juga melakukan ibadah sholat Maghrib dan sholat Isya berjama'ah.

Selain ribuan jama'ah beberapa rekan selebriti pun tampak datang mengikuti pengajian seperti Cece Kirani, Dian Nitami dan Ustad Solmed.

 

BACA JUGA:

Rhoma Irama: Mudah-mudahan Solmed bisa jadi penerus
Rhoma Irama dan Uje ingin persatukan umat
Pendapat Rhoma Irama tentang Uje
Banyak terima tamu, Pipik kecapekan
Nia Daniati terharu lihat ribuan orang datang ke pengajian Uje
Nia Daniati: Anak-anak Uje sudah kembali ceria
Ibunda ungkap cita-cita Uje yang belum terwujud

Berikut ini foto-foto Rhoma Irama saat memberikan tausyiah di pengajian tujuh hari kepergian ustaz Jeffry al Buchori:

Rhoma Irama memberikan tausyiah di pengajian tujuh hari kepergian almarhum Uje pada Kamis (2/5) malam.
1 / 11
Kapanlagi | Foto oleh Muhammad Rasyad / Kapanlagi
Jum, 3 Mei 2013 12:00 WIB
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Berita Pilihan