Rhoma Irama dan Jajaran Pengurus DPP PAMMI Dikukuhkan

Jakarta-C&R/OMG- Pengurus Dewan Pimpinan Pusat PAMMI (Persatuan Artis Musik Melayu-Dangdut Indonesia), hasil Munas PAMMI di Surabaya Maret lalu, dikukuhkan oleh Menko Kesra Dr. dr. HR. Agung Laksono yang juga selaku Dewan Pembina dan penasehat PAMMI, di Hotel Sari Pan Pacific Jakarta Pusat, Sabtu 21 April 2012. Acara pengukuhan ini juga dihadiri oleh Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo.

DPP PAMMI 2012-2017 terdiri dari Ketua Umum Rhoma Irama, Ketua Harian Ikke Nurjanah, Sekjen Waskito dan Bendahara umum Teddy Suratmaji. Pada posisi ketua bidang terdiri dari Husin Audah (Bidang Organisasi), Hendro Saky (Litbang), Yapto Soerjo Soemarno (Hukum), Surya Aka Irama (Kominfo), Chintya Sari (Wirausaha), Khalid Karim (Kessos) dan Syamsul Fathan (Rohani). Ditambah staf bidang, total pengurus berjumlah 32 personil.

Sedangkan yang duduk di dewan pembina dan penasihat, selain Menko Kesra Agung Laksono, juga sederet pedangdut senior, seperti A Rafiq, Camelia Malik, Mansur S, Evie Tamala, Muchsin Alatas, Jaja Miharja, Titik Noer, Rita Sugiarto, Edy Lestaluhu. Beberapa profesional ikut duduk di dewan pembina, antara lain Yusuf Manggabarani (mantan Wakapolri), Mohammad Riyanto (Ketua KPI), Margiono (Ketua PWI) dan Edy Nalapraya (Pendiri PAMMI). “Alhamdulillah jajaran kepengurusan PAMMI 2012-2017 sudah dikukuhkan. Semoga kami bisa melaksanakanprogram-program kerja yang sudah disusun dalam Munas kemarin,” ujar Rhoma Irama.

Menurut Ikke Nurjanah, ketua harian, dengan dilantiknya pengurus baru, dimana sekitar 95 persen adalah wajah baru, merupakan perpaduan antara seniman dangdut dan pekerja seni, diharapkan PAMMI ke depan akan lebih solid, dalam melaksanakan tugasnya. “Ini adalah upaya regenerasi di tubuh PAMMI. Cuma saat ini kami yang muda-muda ini masih membutuhkan arahan dan bimbingan yang senior,” ujar Ikke Nurjanah. (Edy)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Berita Pilihan

  • Pedofil internasional pernah mengajar di JIS

    Pedofil internasional pernah mengajar di JIS

    Pedofil internasional pernah mengajar di JIS

    Jakarta International School (JIS) tengah menjadi sorotan publik karena kasus pelecehan seksual yang diduga dilakukan petugas kebersihan di sekolah itu. Namun, sebelum kasus ini mencuat, seorang pedofilia internasional pernah mengajar di JIS. …

  • Nadya Hutagalung dan Cintanya pada Gajah

    Nadya Hutagalung dan Cintanya pada Gajah

    Nadya Hutagalung dan Cintanya pada Gajah

    Bayangkan bila dunia ini tanpa gajah. Setelah menempuh penerbangan berjam-jam, sampailah tim Let Elephants Be Elephants [LEBE] di Bandar Udara Jomo Kenyatta, Nairobi, Kenya, Afrika. Adalah model dan pecinta lingkungan hidup Nadya Hutagalung yang jadi salah satu orang di balik kampanye penyelamatan gajah Afrika ini. Perempuan berusia 40 tahun ini pun banyak berkisah ketertarikannya untuk... The post Nadya Hutagalung dan Cintanya pada Gajah appeared first on Hang Out Jakarta - Berita Artis …

  • Olivia Lubis Jensen Masih Suka Bulu Tangkis

    Olivia Lubis Jensen Masih Suka Bulu Tangkis

    Olivia Lubis Jensen Masih Suka Bulu Tangkis

    TRIBUNNEWS.COM - Baginya, bermain bulu tangkis itu mengasyikkan, karena ada adrenalin tersendiri saat ia bisa memukul koknya dan mendapat angka …