Promotor Locstock Festival Tinggalkan Venue Bukan Untuk Kabur

KAPANLAGI.COM - Gagalnya Locstock Festival di Jogjakarta kemarin menuai hujatan di linimasa. Semua orang menyudutkan Yoga Cahyadi atau biasa dikenal dengan Bobby Yoga atau Kebo ini sebagai penyelenggara yang tak bertanggung jawab dan melarikan uang untuk pembayaran band. Benarkah pemilik Effort Creation ini melakukan hal tersebut?

"Dibalik kejadian Locstock 2 kemarin, saya memastikan bahwa pemberitaan di media-media yang banyak menyebutkan bahwa Panitia Locstock membawa lari uang/fee panggung band-band bla bla bla itu salah," ujar Ahmad Ragridio S Tanjung salah satu musisi yang bandnya main di acara tersebut.

Ahmad pun menambahkan bahwa, Kebo pergi meninggalkan venue untuk mencari pinjaman. Dia mengatakan bahwa uang untuk fee band memang belum ada saat itu dan hanya mengandalkan dari pemasukan tiket saja.

"Setahu saya dan rekan-rekan yang berada di lokasi venue saat itu, sudah jelas bahwa dana Locstock sangat minim dan belum nutup. Kebo menghilang bukan untuk lari atau membawa lari uang Locstock, ya karena memang uangnya memang belum ada. Dia pergi dengan alasan dan tujuan untuk mencari talangan dana bagaimanapun caranya agar Locstock 2 pada saat itu bisa tetap berjalan," tukasnya.

Event yang seharusnya berlangsung 2 hari, 25 dan 26 Mei di Lapangan Maguwoharjo Jogja ini terpaksa batal di hari kedua. Tragisnya, pagi harinya muncul berita bahwa promotor Locstock Festival ini dikabarkan meninggal dunia tertabrak kereta api.

Baca Juga:

Yoyo Padi: Keributan di Luar Prediksi Kami
Eri Susan Kecewa Dengan Hasil Mediasi
Trio Macan Buntung Protes Disebut Trio Macan Gadungan
Soundtrack Yang Menggambarkan Perasaan Hatimu
(kpl/faj)

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Berita Terkini