Program Ramadan, SCTV Tayangkan Kisah Nyata Keluarga Uje

KAPANLAGI.COM - Menyambut bulan suci Ramadan, stasiun televisi dengan jargon Satu Untuk Semua, SCTV, menghadirkan beberapa program Ramadan. Sejumlah program unggulan seperti, Para Pencari Tuhan Jilid 7, Pengen Jadi Orang Bener Tingkat 2, Mutiara Hati dan Gema Ramadan siap menemani pemirsa selama menjalani ibadah puasa.

Direktur Program dan Produksi SCTV, Harsiwi Achmad mengatakan, SCTV selalu berusaha memberikan tontonan bernuansa Islami selama bulan suci Ramadan namun tetap ada unsur hiburan di balik makna yang disuguhkan.

"Dari tahun ke tahun kami ingin membuat Ramadan semakin istimewa. Mulai dari pagi, kami sudah suguhkan dengan acara-acara yang menarik," paparnya di SCTV Tower, Senayan, Jakarta, Kamis (27/6).

Selain program-program unggulan tersebut, SCTV juga memperkenalkan tiga program baru untuk meramaikan bulan suci Ramadan. Seperti 3 Sempruuul Mengejar Tuhan, Emak Ijah Pengen ke Mekah, dan Kami Rindu Ayah.

3 Sempruuul Mencari Tuhan merupakan sinetron komedi yang menceritakan tiga orang sahabat yang masing-masing diperankan Gading Martin, Andhika Pratama dan Narji. Kehidupan mereka dikisahkan selalu mengalami kesialan sampai akhirnya menemukan hidayah.

Sedangkan sinetron Emak Ijah Pengen ke Mekah bercerita tentang seorang perempuan lanjut usia yang begitu ingin melaksanakan ibadah haji. Sinetron ini dibintangi Aty Cancer, Irwansyah, Asha Shara dan Aldy Taher.

Dan yang terakhir, sinetron Kami Rindu Ayah. Sinetron yang mengangkat kisah nyata keluarga almarhum Ustadz Jeffry Al Buchori, tentang Adiba dan Abizar yang baru saja ditinggalkan ayah mereka. Sinetron ini tentu saja paling ditunggu karena semua diperankan oleh keluarga almarhum kecuali istri almarhum, Pipik Dian Irawati. (kpl/hen/dis/phi)

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Berita Terkini