Prestasi Putri Indonesia di Ajang Miss Universe 2013

KAPANLAGI.COM - Gelaran Miss Universe 2013 yang digelar di Moscow. Rusia telah usai dilangsungkan. Gabriela Isler asal Venezuela keluar sebagai pemenangnya. Putri Indonesia 2013, Whulandary Herman memang gagal menjadi Miss Universe tahun ini, tapi prestasinya patut diacungi jempol. Apa saja?

Tercatat Whulan menorehkan dua prestasi di ajang ini. Pertama, ia berhasil masuk dalam jajaran Top 16 di antara kontestan lainnya. Ia menjadi Puteri Indonesia kedua setelah Puteri Indonesia 2004 Artika Sari Devi yang berhasil masuk ke dalam Top 16. Saat itu, Artika yang mengikuti ajang Miss Universe di Malaysia berhasil menempati posisi ke-15.


Dan prestasi kedua yang ditorehkan Whulan adalah berhasil menempati posisi 4 dalam kontes Busana Nasional. Whulan dalam ajang Miss Universe kali ini mengenakan kostum Reog yang mengingatkan pula akan ekor indah burung Merak. Lewat akun Twitternya, Whulan mengabarkan kemenangannya dengan kostum tersebut.

Hello My Indonesiaaa alhamdulillah Reog berada di posisi 4 dr yg terpilih.. Pakaian tradisionallllll pic.twitter.com/8wSVLZng4H

— #puteriindonesia2013 (@whulandary2626) November 9, 2013 Kedua prestasi tersebut patut diapresiasi mengingat ketatnya persaingan di ajang Miss Universe. Meski demikian, Whulan secara tersirat meminta maaf karena belum bisa mempersembahkan gelar Miss Universe untuk Indonesia di tahun ini. Permintaan maaf tersebut pun ia sampaikan lewat akun Twitter miliknya.

Indonesia 2 kali dipanggil top 16 dan the besy traditional costume nomor 4💛💛💛 hanya itu yg mampu aku brikan

— #puteriindonesia2013 (@whulandary2626) November 9, 2013
Terima kasih atas perjuanganmu Whulan. Indonesia pasti bangga atas prestasimu ini.

(kpl/eds/dka)

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Berita Terkini