Pihak Ardina Rasti Beberkan Bukti Kekerasan Eza Gionino

KAPANLAGI.COM - Tak puas karena Eza Gionino masih bebas dan tidak ditahan, salah seorang kerabat Ardina Rasti membeberkan bukti kekerasan yang dilakukan Eza kepada KapanLagi.com. Jika sebelumnya pengacara Rasti memberikan tiga foto bukti, kali ini KapanLagi.com mendapat rekaman yang disebut sebagai rekaman pertengkaran Eza dan Rasti.

Rekaman suara tersebut berdurasi empat puluh menit tiga puluh detik. Rekaman itu direkam dengan menggunakan smartphone iphone. Awalnya, suara terdengar tidak jelas. Rasti nampak hati-hati meletakkan handphone-nya karena suara Eza tidak terdengar jelas. Untuk mendapatkan kejelasan suara, kami melakukan proses editing volume.

Kemungkinan Rasti sudah pernah menerima kekerasan sebelum kekerasan dalam bukti rekaman ini terjadi. Karena dalam rekaman itu terdengar beberapa kali Rasti mengingatkan Eza agar tidak menyelesaikan masalah dengan kekerasan fisik. Namun yang terjadi justru kekerasan itu berulang. Tak hanya secara verbal dengan kata-kata, Eza melakukan kekerasan fisik hingga membuat Rasti kesakitan dan merintih di rekaman tersebut.

Berikut potongan transkip pembicaraan mereka berdua di menit 15.23.

(Terdengar Eza menampar Rasti)

Rasti: "Auuw, jangan tampar aku"

Eza: "Aku nggak tampar kamu, aku cuman pegang kamu gini"

Rasti: "Itu sakit"

Eza: "Itu jauh lebih sakit dibandingin batin aku"

Rasti: "Tapi kamu nggak boleh nampar aku"

Eza: "Aku nggak nampar kamu"

Rasti: "Itu tapi kenceng barusan bi"

Eza: "Sama, kayak kamu bilang kamu nggak nyakitin aku tapi kamu nyakitin perasaan aku. Lebih baik aku jelas kayak gitu daripada kamu pikir kamu nggak nyakitin perasaan aku, lebih sakit mana, ngerti nggak"

Rasti: "Tapi itu kan hanya ada dipikiran kamu aja bi…"

SIMAK PEMBICARAAN MEREKA SELENGKAPNYA DI SINI!

REKAMAN SUARA DIDUGA PERTENGKARAN RASTI & EZA 2

REKAMAN SUARA DIDUGA PERTENGKARAN RASTI & EZA 3
(kpl/uji/rth)

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Berita Pilihan

  • Pedofil internasional pernah mengajar di JIS

    Pedofil internasional pernah mengajar di JIS

    Pedofil internasional pernah mengajar di JIS

    Jakarta International School (JIS) tengah menjadi sorotan publik karena kasus pelecehan seksual yang diduga dilakukan petugas kebersihan di sekolah itu. Namun, sebelum kasus ini mencuat, seorang pedofilia internasional pernah mengajar di JIS. …

  • Nadya Hutagalung dan Cintanya pada Gajah

    Nadya Hutagalung dan Cintanya pada Gajah

    Nadya Hutagalung dan Cintanya pada Gajah

    Bayangkan bila dunia ini tanpa gajah. Setelah menempuh penerbangan berjam-jam, sampailah tim Let Elephants Be Elephants [LEBE] di Bandar Udara Jomo Kenyatta, Nairobi, Kenya, Afrika. Adalah model dan pecinta lingkungan hidup Nadya Hutagalung yang jadi salah satu orang di balik kampanye penyelamatan gajah Afrika ini. Perempuan berusia 40 tahun ini pun banyak berkisah ketertarikannya untuk... The post Nadya Hutagalung dan Cintanya pada Gajah appeared first on Hang Out Jakarta - Berita Artis …

  • Olivia Lubis Jensen Masih Suka Bulu Tangkis

    Olivia Lubis Jensen Masih Suka Bulu Tangkis

    Olivia Lubis Jensen Masih Suka Bulu Tangkis

    TRIBUNNEWS.COM - Baginya, bermain bulu tangkis itu mengasyikkan, karena ada adrenalin tersendiri saat ia bisa memukul koknya dan mendapat angka …