"Pengajian Orbit" Sikapi Wafatnya Uje

Jakarta, C&R Digital - Wafatnya Ustaz Jeffry Al Buchori atau kerap disapa Uje pada (26/4) dijadikan kajian oleh pengajian Orbit untuk menyikapi sebuah kematian dengan tema "Cukuplah Bagimu Kematian itu sebagai Pelajaran".

Ustad Dr. Khaerul Alwan Nasution, selaku pembicara dalam pengajian pada Kamis (2/4) malam itu, mengatakan jika kematian Uje bisa dijadikan pelajaran berharga bagi kaum muslimin yang masih hidup untuk menyiapkan sebuah kematian yang sudah pasti akan datang.

"Pelajarannya marilah menjadi orang baik semasa hidup. Orang baik saja bisa difitnah. Apalagi tidak baik. Namun jika menjadi orang baik, Allah SWT dengan kuasanya bisa mendatangkan banyak orang ke masjid untuk mensalatkan. Karena banyak yang datang mensalatkan (Uje) itu banyak yang tidak kenal uje. Mungkin saja itu malaikat yang menyerupai manusia," katanya.

Kematian, tidaklah datang secara tiba-tiba. Sesungguhnya akan ada tanda-tanda dari kematian seperti halnya yang dialami Uje.

"Gejala bisa direspon kalau kita peka. Isyarat kematian itu ada. Imam Ghazali tahu kapan dia akan meninggal. Dia bahkan beli dahulu kain kafan. Dan tidur juga sebenarnya isyarat kematian, makanya kita dianjurkan membaca doa. Dan setelah bangun ternyata masih hidup dianjurkan membaca doa lagi," paparnya.

"Jadi mari kita sambut kematian dengan baik. Membuat wasiat juga penting karena kematian sudah pasti datang," himbaunya.

Sementara, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah periode 2005-2010 Prof. Dr. Sirajuddin Syamsudin atau dikenal Din Syamsudin, selaku pembina pengajian Orbit, menyimpulkan kajian pada malam itu teramat menyentuh hati.

"Bagaimana cara kita menghadapi kematian, manajemen kematian. Yang penting kematian bukanlah momok yang menakutkan. Jangan sampai membenci mati. Kita harus cinta mati, siap mati. Jangan hanya cinta dunia, tapi juga cinta mati. Memang saya juga belum sampai ke tingkat itu," tuturnya.

"Kita tidak bisa membayangkan kapan, dimana dan bagaimana akan mati. Jadi kita harus menyiapkan kematian, jangan menunda-nunda taubat. Jangan berpikir nanti saja kalau sudah tua. Pelajaran kematian dari almahrum (Uje) meninggal diusia muda dan bahkan ada yang lebih muda lagi," imbuhnya.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Berita Pilihan