Penculik Anak Nassar - Muzdalifah Minta Maaf Melalui Surat Bermaterai

KAPANLAGI.COM - Anak Nassar - Muzdalifah, Siti Nurjanah alias Nana telah ditemukan pada Sabtu (26/1) pukul 03.30 WIB. Tersangka yang menculik gadis manis tersebut adalah seorang pria bernama Fadlun Haryanto.


Melalui kuasa hukumnya, Fransisca Indrasari, Fadlun menyatakan permintaan maaf kepada pihak keluarga dan masyarakat dalam kertas bermaterai tertanggal 27 Januari 2013. Berikut isi surat Fadlun:

Bahwa saya meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada keluarga Hj. Muzdalifah dan bapak Nassar serta korban Nana/Siti Nurjana.

Dan saya juga menyesali atas perbuatan saya yang telah menculiknya. Saya juga meminta maaf kepada masyarakat luas karena menimbulkan keresahan.

Menurut Fransisca Indrasari, pihaknya mewakili Fadlun, akan menyambangi rumah Nassar untuk meminta maaf secara langsung. "Rencananya besok, Rabu tanggal 30 Januari 2013 jam 10 akan ke rumah bapak Nassar. Karena Fadlun tak punya saudara di sini, kami yang mewakili," tukas Sisca Fransisca di Kantor Hukum Fransisca Indrasari & Partners, Gedung Konica Lantai 3A, Jl. Gunung Sahari No.78, Jakarta Pusat (29/1).

Sisca sebagai kuasa hukum menginginkan supaya kliennya tidak mendapatkan diskriminasi, adil, obyektif dan juga mendapatkan hukuman yang pantas secara hukum yang berlaku. (kpl/ato/abs/rth)

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Berita Pilihan