Pemprov DIY Dilaporkan ke KPK

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Pemerintah provinsi (pemprov) DIY akan dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) oleh PT Ampuh Sejahtera terkait pembatalan lelang proyek pembangunan Perpustakaan Daerah (perpusda) DIY senilai Rp 52 miliar. PT Ampuh Sejahtera mengaku telah ditetapkan sebagai pemenang lelang untuk Pembangunan Gedung Perpustakaan Daerah DIY (Tahap II), tetapi kemudian dibatalkan sepihak.

Kuasa hukum PT Ampuh Sejahtera, Yoyok Sismoyo, mengungkapkan kronologi permasalahan yang bermula ketika PT Ampuh Sejahtera telah ditetapkan sebagai calon pemenang Pelelangan Umum Paket pekerjaan tersebut. Proyek itu diunggah oleh Panitia Pengadaan melalui LPSE DIY tanggal 2 April 2012 bersama dua calon pemenang lainnya.

Selanjutnya beberapa hari kemudian perusahaan itu telah ditetapkan pemenang lelang. PT Ampuh Sejahtera itu menangani Paket  Pekerjaan Konstruksi Pembangunan Gedung Perpustakaan (Tahap II) dengan angka penawaran terkoreksi sebesar Rp 45.117.806.000, sedangkan HPS sebesar Rp 52.000.000.000.

Berarti, Yoyok menambahkan, negara/daerah diuntungkan dengan adanya penghematan sebesar Rp. 6.882.194.000. Namun secara sepihak tiba-tiba ada pembatalan lelang tanggal 15 Mei 2012. Pertemuan itu menyebutkan bahwa pengadaan pelelangan Gedung Perpustakaan dinyatakan gagal dan akan dilakukan lelang ulang untuk itu agar selalu melihat Web Site.

"Tentu saja kami merasa dirugikan dan kasus ini akan kami laporkan ke KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi)," ungkap dia. Menurut Yoyok, alasan pembatalan yang disampaikan adalah karena adanya pencantuman daftar hitam dari salah satu rekanan. Padahal daftar hitam tersebut sudah dijelaskan oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa (LKPBJ).

Kepala Bidang Pengendalian Bappeda DIY yang membawahi LPSE, Hero Darmawan, mengatakan sampai saat ini LPSE belum menetapkan pemenang lelang pembangunan gedung perpustakaan daerah DIY tahap II. "Sekarang masih proses di panitia lelang," kata dia.

Ketika ditanya tentang rencana pelaporan ke KPK, Hero mengatakan wajar kalau KPK mau masuk, karena ini program besar dan prestise. Sementara itu ketika masalah tersebut ditanyakan kepada Gubernur DIY Sultan Hamengku Buwono X, dia mengatakan belum tahu masalahnya.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Berita Pilihan

  • JKT48 Kalahkan NOAH dan Kotak di Global Awards 2014

    JKT48 Kalahkan NOAH dan Kotak di Global Awards 2014

    JKT48 Kalahkan NOAH dan Kotak di Global Awards 2014

    KAPANLAGI.COM - JKT48 berhasil menorehkan tinta emas pada kesuksesan mereka. Yap, mereka baru saja menang pada ajang Global Awards 2014! …

  • Marsha Timothy Kurangi Kopi Demi Anak

    Marsha Timothy Kurangi Kopi Demi Anak

    Marsha Timothy Kurangi Kopi Demi Anak

    Jakarta, C&R Digital - Setelah mempunyai anak dan menyusui, Marsha Timothy lantas mengurangi kebiasaan mengkonsumsi kopi demi sang anak, Jizzy Pearl Bastian."Dulu aku suka minum kopi, setelah menikah dan punya anak, aku ngerem. Enggak usah lah, asupan kafein enggak boleh terlalu banyak," ungkapnya saat ditemui di Kawasan Senayan, Jakarta, Selasa (22/4).Sebagai penggantinya, pemain The Raid 2 : Berandal ini mengkonsumsi cokelat dan teh. "Penggantinya coklat dan teh aja sih, lebih baik …

  • Yuanita Christiani Tertarik Sepak Bola dan Moto GP

    Yuanita Christiani Tertarik Sepak Bola dan Moto GP

    Yuanita Christiani Tertarik Sepak Bola dan Moto GP

    TRIBUNNEWS.COM - Di otomotif, Yuanita jadi tertarik ketika pebalap di ajang Moto GP harus mampu memberikan waktu terbaik supaya bisa melakukan star di posisi terdepan. …