Natalie Sarah Geluti Bisnis Kaftan Online

Di luar profesinya sebagai artis, Natalie Sarah memiliki bisnis baru, yakni jualan online kaftan yang diproduksinya sendiri. Bisnis ini sudah dijalaninya sekitar satu tahun belakangan.

"Bisnis kaftan. Aku bikin sendiri, bisnis kaftan via online. Baru setahun sih," ungkap Natalie Sarah di Studio Hanggar, Pancoran, Jakarta Selatan, Senin (24/10/2011) malam.

Awalnya Natalie melihat peluang bisnis kaftan yang bisa dijalaninya. Kemudian dicoba memproduksi beberapa saja, namun sedikit demi sedikit diproduksi dan dari waktu ke waktu terus mendapat sambutan dari masyarakat luas.

"Jadi itu sebenarnya kaftan dua tahun ini sedang booming. Pertama sih iseng-iseng doang. Setelah lebaran aku masih kerjain, eh keterusan. Kaftan aku bukan keluaran impor. Ini aku bikin sendiri desainnya, ada motif bunga-bunganya, ada renda-rendanya. Home made gitu deh," terangnya.

Sarah memiliki seorang karyawan yang membantunya dalam desain, selanjutnya untuk menjahit dan pengerjaan yang lain-lain, termasuk pemasangan payet dan lain sebagainya diserahkan ke orang lain.

"Karyawan satu orang. Bagian ngerjainnya aku serahkan ke konveksi, di tempatnya (konveksi) itu aku ngejahitnya. Aku ngerjain desain sendiri, terus hunting bahan, hunting payet aku sendiri. Terus dijual via online. Shopping online, istilahnya orang sudah tahu kalau itu kaftan aku," ungkapnya.

Sebagai sasaran pasarnya adalah golongan menengah ke atas yang tentunya biasa belanja lewat internet. Harga yang ditawarkan pun relatif murah dan terjangkau.

"Pasarnya menengah ke atas. Kalau kaftan pendek harganya Rp500 ribu, kalau kaftan panjang Rp1 juta. Kalau nawar bisa jadi Rp900 ribu," pungkasnya. (kpl/gum/dar)

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Berita Terkini