Mengembalikan Raja Shakespeare

Rasakan, Rolland Emmerich,!!! "engkau merusak alam." Pergilah, "tidak dikenal," "engkau yang berbau busuk dan bercacar."

Jika tahun lalu, ada orang yang membawa kita ke "2012" dan "The Day After Tomorrow" yang menggambarkan William Shakespeare sebagai badut pemabuk yang tidak jelas, maka Simon Claw disini membuktikan siapapun yang meragukan penulis "Hamlet" dan "King Lear" bukan seseorang yang dapat diremehkan.

Penayangan perdana di Callow, Amerika Serikat "Being Shakespeare." Menjadi pertunjukan satu orang yang menelusuri kehidupan sebagai seorang penyair yang ditulis oleh sejarahwan Jonathan Bate, yang dibuka Rabu di Music Harvey Theater pada akademi musik Brooklyn, yang mengembalikan Shakespare ke tahtanya.

"Dia adalah seorang anak sekolah dasar dari sebuah kota yang tidak jelas di tengah Inggris," tulis Bate dalam program ini. "Dia datang dari latar belakang biasa-biasa saja, Itu hal yang paling luar biasa dari semua.." "

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Berita Pilihan