Martina Tesela Dituntut Berbahasa Jepang di 'LA TAHZAN'

KAPANLAGI.COM - Aktris cantik Martina Tesela Panjaitan mengaku senang bisa terlibat dalam produksi film LA TAHZAN. Selain bisa beradu akting dengan nama-nama bintang top sekelas Joe Taslim dan Atiqa Hasiholan, dirinya juga mendapat kesempatan syuting di Jepang.

Perannya sebagai Aning yang suka dengan sesuatu yang bernuansa Jepang, membuat dara 22 tahun itu berkesempatan syuting di Jepang. "Di sini berperan sebagai pelajar Indonesia yang pergi ke Jepang karena mencintai Harajuku, Karena Aning ini aneh, dia aneh aja pokoknya," ujar Martina saat gala premier film LA TAHZAN di XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (29/7).

Karena berperan sebagai wanita yang suka dengan sesuatu yang bernuansa Jepang, Martina pun dituntut untuk bisa berbahasa Jepang. Memang bukan perkara mudah untuk mengerti bahasa Jepang dalam waktu singkat, tapi baginya itu tantangan tersendiri.

Dalam film tersebut, Martina juga dituntut untuk hafal satu lagu Jepang, oleh karena itu selama dua hari berturut-turut dirinya hanya mendengarkan lagu yang berbahasa Jepang tersebut.

"Di sini kan suka Jepang, harus bisa lagu Jepang, aku juga harus bisa bernyanyi lagu Jepang, dan aku menghafal dua hari waktu itu, sebenarnya dikasih waktu lama, tetapi aku belajarnya pas mepet waktunya," pungkasnya. (kpl/aal/dka)

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Berita Terkini