Manohara Akui Foto Seksinya Bareng Gubernur Sulawesi Tenggara

Jakarta-C&R/OMG- Foto seksi Manohara bersama Gubernur Sulawesi Tenggara, Nur Alam beredar di internet. Bintang sinetron Tangisan Manohara itu membenarkannya. Pasalnya foto yang diambil di atas kapal Feri di kepulauan Wakatobi itu sudah sejak dua tahun silam. Melalui manajernya, Titin, Manohara juga menegaskan kalau di kapal tersebut tidak hanya mereka berdua.

“Itu memang foto Manohara sama Pak Nur Alam, Gubernur Sulawesi Tenggara. Itu sebenernya foto lama kok, sudah dua tahun yang lalu. Itu foto di kapal Feri di kepulauan Wakatobi. Kapal Feri-nya itu punya Pemda Wakatobi. Waktu itu rame-rame kok, jadi bukan cuma Mano sama Pak Gubernur aja. Malah waktu itu juga banyak wartawan yang diundang,” jelas Titin, saat dihubungi melalui telepon, Kamis, (2/2/2012).

Lebih jauh Titin juga memaparkan kalau keberadaan Monohara bersama Nur Alam tiada lain hanya sebatas kebutuhan promosi wisata kepulauan Wakatobi. Jadi pihak Manohara membantah keras kalau perempuan kelahiran Jakarta 28 Februari 1992 itu sengaja liburan berdua di pulau tersebut. “Jadi itu sebenernya lagi promosi wisata Kepulauan Wakatobi, Manohara diundang untuk membantu mempromosikan wisata Kepulauan Wakatobi. Waktu itu bukan cuma Pak Gubernur Sulawesi Tenggara aja yang ada di situ, tapi juga ada Pak Ginanjar Kartasasmita sama Menteri Kelautan Pak Fadel Muhammad. Jadi enggak benar kalau dibilang Mano sama Pak Gubernur liburan berdua,” tegas Titin.

Mengenai busana seksi yang dikenakan, dalam foto tersebut Mano dibalut pakaian tipis berwarna putih dan daleman mini berwarna hitam. Saat ditanyakan perihal pakaian seksinya itu, pihak Mano menganggap itu masih dalam batas yang wajar. “Ya masa pakai pakaian resmi, enggak mungkin lah,” tandasnya.(Cio)


LIHAT JUGA:

Manohara sedang jomblo
Foto dugem Manohara beredar
Manohara trauma sama laki-laki
GALERI FOTO: Gaun hitam Manohara

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Berita Terkini