Lindsay Lohan Bugil A La Marilyn Monroe

Hanya untuk sesi pemotretan tanpa busana ini Playboy tak ragu mengeluarkan uang sekitar US$1 juta. Jelas saja kabar ini membuat penasaran banyak orang, kira-kira bakal seperti apa foto-foto tanpa busana senilai US$1 juta ini. Menurut Hugh Hefner, Lindsay Lohan tampil a la Marilyn Monroe. Artinya, paling tidak ini yang ketiga kalinya Lohan tampil bak sang legenda.

"It's a classic tribute inspired by the original Tom Kelly nude pictorial of Marilyn Monroe," jelas Hugh Hefner saat diwawancarai The Insider. Ini memang bukan sekedar foto bugil karena Marilyn Monroe memang punya makna spesial buat Playboy maupun Lindsay Lohan.

Bukan rahasia kalau Marilyn Monroe adalah sosok idola Lindsay Lohan. Selain sempat berpose ala Marilyn Monroe di Vogue terbitan Spanyol dan majalah New York, Lindsay juga punya tato bertuliskan kata-kata mendiang Marilyn Monroe. Di lain sisi, sampul pertama majalah Playboy terbitan tahun 1953 adalah sosok Marilyn Monroe.

Saat ditanya apakah Lindsay Lohan benar-benar bugil dalam sesi pemotretan ini, Hugh Hefner, sang pemilik Playboy langsung menjawab, "Oh yes," sebelum menambahkan, "very classy."

Sesi pemotretan Playboy ini sendiri sempat berlangsung dua kali. Sesi pertama terjadi sekitar akhir Oktober sementara sesi kedua berlangsung sebelum Lindsay Lohan menjalani hukuman penjaranya. (kpl/cmc/roc)


BACA JUGA:

Lindsay Lohan masuk penjara lagi
Sebelum masuk penjara, Lindsay Lohan sempatkan berpesta pora
Tato baru Lindsay Lohan berupa lirik lagu
Benarkah adik Lindsay Lohan mengubah wajahnya dengan operasi plastik?
GALERI FOTO: Liarnya Lindsay Lohan

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Berita Pilihan