Kompetisi Ajang Cipta Lagu Anak (ACILA) 2013 Kembali Digelar

Jakarta, C&R Digital - Ajang Cipta Lagu Anak (ACILA) kembali digelar April mendatang. Kompetisi  yang dibuka bagi segala umur ini menyuguhkan musik anak agar bisa bangkit kembali. Ajang ini dijadikan sebagai kampanye peduli lagu anakdi panggung musik Tanahair.

"Semangat kami tetap sama dengan ajang pencari bakat, menyanyi yang khusus diperuntukan untuk anak-anak,” kata Tika Bisono, Ketua Umum ACILA Indonesia 2013 kepada C&R Digital di Jakarta, Jumat (4/1).

Tika menjelaskan kompetisi ini adalah lanjutan dari.serupa yang pernah digelar 2011 silam. Meski begitu, Tike menjalaskan ajang ini berbeda dengan ajang pencarian bakat semacam Idola Cilik, AFI Junior, dan Mamamia. Di ajang ini para peserta akan melantunkan lagu bergenre pop namun bertemakan anak-anak bukan lagu dewasa. Para pesertanya pun dari seluruh Indonesia.  ”Kalau ajang yang lain mereka boleh menanyikan lagu-lagu dewasa, tapi kalau ini kita murni memberikan penyegaran dan alternatif baru bagi lagu-lagu anak-anak indonesia, lagunya pun lagu anak-anak,” paparnya.

Tika menambahkan, ajang ini menargetkan peserta dan penonton mulai dari anak sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah pertama (SMP), sehingga lagu yang dihasilkan nanti bisa menjadi satu rujukan yang kreatif, harmonis, edukatif dan sesuai dengan tahap usia.  “Animo memang sangat besar bahkan di ACILA 2011 banyak yang mendaftarkan lagu bertemakan anak-anak dengan bahasa daerah, tetapi karena persyaratan kami hanya lagu Indonesia otomatis mereka gugur,” imbuhnya.

Ajang ini diharapkan bisa menghibur sekaligus mendidik, hingga materi pendidikan yang tercantum dalam setiap lirik lagu bisa ditelaah dengan mudah. “Interaksi inilah yang nantinya akan kami berikan sebagai salah satu contoh untuk memilih lagu anak yang baik,” jelasnya.

Tika juga memaparkan pihaknya akan memfilmkan lagu-lagu yang lolos nominasi tersebut. “Kami sudah melakukan komunikasi dengan sejumlah sutradara untuk menulis skenario film musik bertemakan lagu-lagu anak-anak,” katanya.

Ia yakin ajang ini akan memberikan penyegaran dan alternatif baru bagi lagu-lagu anak. Sebab, selain bertemakan anak-anak genre musik yang dipilih nantinya disesuaikan dengan pangsa pasar yang ada. “Lagu bergenre pop bisa menjadi rujukan yang kreatif, karena genre musik seperti itu yang mudah diterima anak-anak,” katanya.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Berita Pilihan