Kick Andy Angkat Tema Membangun Asa Meraih Cinta, Besok Malam

Jakarta, C&R Digital - Program Kick Andy selalu memunculkan kisah-kisah inspiratif bagi para pemirsanya. Tak terkecuali, kisah yang akan diangkat pada Jumat (1/3) ini. Tim kreatif program ini menemukan orang-orang yang tak patah semangat dan justru mengelurkan tangannya untuk membantu mereka yang sedang ‘teraniaya’ kemiskinan. Meskipun, lilitan kekurangan ekonomi juga tengah menghadang perut mereka.

Mengusung tema Membangun Asa Meraih Cinta, edisi kali ini menghadirkan sosok tuna netra dan tukang sampah yang terus berjuang tanpa menyerah. Bahkan, mereka justru menjadi motivator dan bermanfaat bagi banyak orang.

Dikutip dari situs Kick Andy, kisah pertama hadir dari Padepokan Zami Karina Indonesia atau Pazki di Depok, Jawa Barat. Di sana ada seorang penyandang tuna netra yang mengabdikan waktu dan ilmunya untuk memberikan pendidikan pada anak-anak jalanan di wilayah Margonda, Depok.

Tryan Airlangga sejak usia 3 tahun telah didiagnosa oleh dokter menderita glaukoma. Pada usia 16 tahun, Tryan divonis menderita tuna netra. Kondisi tersebut tak membuatnya patah arang. Ia tetap berusaha hidup mandiri. Namun, karena fasilitas umum banyak yang tidak mendukung para penyandang disabilitas, maka Tryan seringkali mendapat bantuan dalam melakukan perjalanan.

Sering ditolong, membuat Tryan justru berpikir ingin menolong. Budi baik orang-orang disekitarnya ia balas dengan bergabung dengan seorang aktivis penyelamat anak Jalanan, Siswandi. Bersama Siswandi, Ia pun menjelma sebagai salah satu pionir memberikan pendidikan bagi anak-anak jalanan dengan mendirikan Padepokan Zami Karina Indonesia.

Kisah tragis Dewi Kusmianti, seorang istri dari tukang sampah, tak kalah inspiratif. Di tengah masalah kehidupannya yang berat, Dewi membantu pekerjaan suaminya yang berprofesi sebagai tukang sampah. Ketika suaminya mendapat pekerjaan sebagai tukang sampah di daerah RW 11 Kelurahan Cibangkong, Kota Bandung, tak jarang suaminya sering mengeluh, bahkan menangis.

Pasalnya, pengelolaan sampah di daerah itu kian tak terurus. Apalagi daerah tersebut tak lagi diangkut sampahnya oleh Perusahaan Daerah (PD) Kebersihan sejak tahun 1997. Akibatnya, sampah yang ada meluap hingga ke jalanan. Akhirnya Dewi tergerak untuk membantu suaminya, ia mulai melalukan kerjasama dengan petugas angkut sampah dari dinas kebersihan.

Dibalik kisah perjuangannya di bidang sampah, Dewi adalah seorang ibu yang harus berjuang untuk tiga anaknya. Anak pertamanya menderita diabetes bawaan, anak kedua penyandang autis, dan anak bungsunya mengalami radang tulang otak, akibat jatuh dari asuhan kakaknya.   Selama 5 tahun, Dewi berjuang di jalanan untuk menghidupi keluarganya. Bahkan ia sempat menjadi pengamen untuk mendapatkan biaya pengobatan.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Berita Terkini

  • Ahmad Dhani Izinkan Dul Tinggal Bersama Maia Estianty

    Ahmad Dhani Izinkan Dul Tinggal Bersama Maia Estianty

    Ahmad Dhani Izinkan Dul Tinggal Bersama Maia Estianty

    TRIBUNNEWS.COM - Ahmad Dhani ternyata melunak. Ia mengizinkan putra bungsunyatinggal bersama bekas istrinya, Maia Estianty. …

  • Pemberontakan Iwan Fals, Dipuja Rakyat Jelata

    Pemberontakan Iwan Fals, Dipuja Rakyat Jelata

    Pemberontakan Iwan Fals, Dipuja Rakyat Jelata

    Jakarta, C&R Digital - Iwan lahir dari Lies (ibu) dan mempunyai ayah tiri Haryoso (almarhum). Iwan menikahi Rosanna (biasa dipanggil Mbak Yos) dan mempunyai anak Galang Rambu Anarki (almarhum), Annisa Cikal Rambu Basae, dan Rayya Rambu Robbani. Sebelum tenar sebagai penyanyi, Iwan sempat aktif di kegiatan olahraga. Ia misalnya, pernah meraih gelar Juara II Karate Tingkat Nasional, Juara IV Karate Tingkat Nasional 1989, masuk pelatnas dan melatih karate di kampusnya, STP (Sekolah Tinggi …

  • Ini Permintaan Maaf Gio Setelah Tereliminasi dari Panggung Indonesian Idl 2014

    Ini Permintaan Maaf Gio Setelah Tereliminasi dari Panggung Indonesian Idl 2014

    Ini Permintaan Maaf Gio Setelah Tereliminasi dari Panggung Indonesian Idl 2014

    TRIBUNNEWS.COM - Gagal menjadi yang terbaik dalam ajang Indonesian Idol 2014, membuat Giofanny Elliandrian meminta maaf. …