Katy Perry Penyebab Putusnya Pattinson- Stewart?

KAPANLAGI.COM - Kristen Stewart dikabarkan tak ingin mengencani pria lain selain Pattinson. Ia benar-benar cinta dengan mantan kekasihnya tersebut. Terlebih lagi tentunya ia tak rela melepas kekasihnya tersebut kepada wanita lain.

Beberapa pekan terakhir, penyanyi Katy Perry ramai diberitakan sebagai penyebab kedua pasangan idaman dalam TWILIGHT SAGA tersebut putus hubungan. Tak sekadar putus, namun Stewart juga "tak enakan" untuk bisa bersahabat kembali dengan Pattinson.

Salah satu sumber yang dekat dengan keduanya mengungkap bagaimana Katy yang semula adalah teman Kristen Stewart kini dekat dengan Robert Pattinson.

"Dia (Katy) dengan brilian merebut perhatian Rob. Sudah jelas bahwa Rob sedikit terpesona dengan Katy. Hal tersebut dimanfaatkan dengan baik oleh Katy," ujar sumber tersebut.

Seperti dilaporkan oleh Daily Mail beberapa pekan lalu, Robert dan Katy terlihat di Santa Barbara, New York. Dua bintang itu tampak berduaan menyaksikan wedding rehearsal yang dilaksanakan di lokasi tersebut. Hal ini makin menguatkan rumor bahwa Katy turut andil dalam putusnya Pattinson dan Stewart.

Hal ini jelas membuat Kristen Stewart lebih merana lagi, terlebih hubungannya dengan Robert Pattinson pun sedang dalam kondisi buruk.

#Baca juga

Kristen Stewart Tak Mau Kencani Pria Selain Pattinson
Robert Pattinson Ogah Cari Pengganti Kristen Stewart
Inikah Kekasih Baru Robert Pattinson?
Kristen Stewart Ketahuan 'Mesra' Dengan Sesama Wanita
Kristen Stewart Terlalu Bergantung Pada Robert Pattinson
Robert Pattinson Tertangkap Berduaan Dengan Katy Perry
Tinggalkan Kristen Stewart, ke Mana Perginya Robert Pattinson?

(dgs/dka)

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Berita Pilihan