Kartika Putri Tidak Suka Dibilang Seksi

Nama Kartika Putri mungkin belum begitu dikenal. Sebelum bermain di film NENEK GAYUNG dan MAMA MINTA PULSA, Kartika sudah lebih dulu muncul di KAKEK-KAKEK NARSIS. Maka tak heran jika kesan seksi langsung menempel di dirinya. Meskipun demikian, ternyata Kartika enggan disebut seksi.

"Aku sebenarnya nggak nyaman dibilang seksi. Menurut aku seksi itu nggak harus selalu diukur dari fisik. Orang pinter itu seksi tergantung pribadinya. Nah di Indonesia orang yang pakai pakaian terbuka, pakaian seronok itu yang dibilang seksi. Gue nggak mau dibilang begitu," kata Kartika ditemui di Buperta Cibubur, saat menjalani syuting MAMA MINTA PULSA, Jumat, (1/6).

Sejak menerima image seksi, Kartika lebih berhati-hati dalam menjaga penampilan. "Nggak berani buka-bukaan. Aku punya batasan seksi, pake tank top. Kalau ada adegan film yang mesti buka kancing baju paling maksimal 3 kancing dari atas," lanjutnya.

Di film terbarunya pun, Kartika sudah membicarakan batasan seksi dengan casting director. "Aku dah nanya bagian apa yang terbuka, sebatas apa, ada scene kancing lepas juga aku nanya maunya seberapa. Jadi sudah sepakat, supaya pas syuting nggak jadi masalah," tuturnya.

"So far pake baju, semenjak KKN (KAKEK-KAKEK NARSIS), karakter sebelum Neng Seksi (Nikita), gue masuk dipikir same type, di acara mana pake baju neck (leher) terutup gitu. Sempet pake baju tangan panjang, press body konotasi seksi, make baju kayak gini aja, ga berani, coba seleher. Sedikit terlihat orang bilang, wah, konotasinya. Kontrak jalan tapi harus jaga attitude juga," urainya.

'Mewarisi' karakter di KAKEK-KAKEK NARSIS dari Nikita Mirzani, Kartika tidak menampik bahwa banyak yang mengharapkannya berani tampil terbuka. "Kalo gue pake baju sopan gue dibilang seksi gue seneng. Tapi semenjak di KKN, aku lebih berhati-hati. Kalau keluar sebisa mungkin pakai baju tertutup dan sopan. Orang Indonesia berpikir seksi itu negatif," pungkasnya. (kpl/uji/rzm)

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Berita Terkini