Juri MasterChef: Peserta MasterChef Indonesia Season 3 Ambisius Semua

Jakarta, C&R Digital - Ada sesuatu yang baru di ajang MasterChef Indonesia season 3 kali ini. Tak hanya menampilkan juri dan Galery MasterChef yang baru, di ajang ini para peserta dinilai memiliki semangat dan ambisi yang berbeda dari dua season sebelumnya.

"Kalau dulu ambisiusnya hanya satu dua orang. Lalu dipertengahan sudah ada yang mulai jenuh, enggak konsen. Tapi sekarang saya lihat semuanya rata-rata sangat kompetitif," ujar chef Marinka saat ditemui di studio RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta, Rabu (8/5).

"Mungkin mereka sudah research dari season sebelumnya jadi mereka sudah terlatih. Karakternya juga banyak yang gila-gila, analytical dan ambisius semua."

Dengan kemampuan yang dimiliki para peserta di season ini, otomatis para juri termasuk chef Degan dan chef Arnold Poernomo bakal menaikkan standar yang lebih tinggi lagi di season ini.

"Kita akan mencari yang paling baik. Jadi kita harus melihat kesalahannya dari segala macam aspek. Off course lebih susah. Makanya nanti yang jadi juara pasti  sangat teliti sekali," kata Marinka.

Aspek penilaiannya yang diterapkan oleh para juri masih mengutamakan cita rasa, penampilan dan juga dilihat dari segi bisnis. "Kalau saya menjudging sebuah makanan balik lagi ke pengalaman saya dan ekspektasi saya dari para  kontestan, which is mereka adalah amateurs chef mereka bukan profesional," ujar Arnold.

"Kita lower our standard, lalu kita cari bagusnya dimana, bisa dikembangin enggak. Kita lihat potensi mereka sampai mana. Bisa kita push lagi enggak. Itu bisa dilihat dari episode pertama sampai sekarang itu berubah mereka better and better," tambahnya.

Sementara chef Degan menambahkan," Ya tanya diri sendiri misal sebagai konsumen apa saya akan makan ini lagi. Ada bisnis anglenya juga. "

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Berita Terkini