Joe Taslim Kenalkan Bahasa Indonesia di 'FAST & FURIOUS 6'

KAPANLAGI.COM - Keterlibatan Joe Taslim dalam franchise andalan Universal Studios bertajuk FAST & FURIOUS 6 adalah hal membanggakan. Tak hanya sampai di situ, Joe juga memperkenalkan karakter Jah sebagai orang Indonesia lewat sebuah dialog surprise.

"Iya, (dialog) itu surprise saya sih. Sebenarnya saya udah tahu, cuma belum mau share ke media. Takutnya nanti ada ekspektasi kalau adegan itu dipotong saya malu. Tapi saya surprise, ini pertama kali saya nonton dan adegan itu masih ada. Saya senang banget," papar Joe Taslim usai press screening FAST & FURIOUS 6 di Epicentrum, Jakarta Selatan, Jumat (17/5).

Joe kemudian bercerita bagaimana dialog tersebut bisa masuk. Sebelum pengambilan adegan, Justin Lin selaku sutradara memberi kebebasan untuk memakai bahasa masing-masing, tanpa menunggu waktu, Joe langsung inisiatif memakai bahasa ibu.

"Awalnya saya berpikir saya masuk ke dalam FAST & FURIOUS ini mewakili orang Jepang, China, Hong Kong, Korea atau apapun. Saya mikir, wah jadi saya gak mungkin nih jadi orang Indonesia. Tapi saat syuting saya bertanya pada Justin, boleh nggak saya pakai bahasa Indonesia? Boleh, pasti itu karakter kamu orang Indonesia, katanya. Wah saya seneng banget," ujarnya bangga.

Awalnya, Joe mengaku karakter Jah tak memiliki identitas kewarganegaraan. Namun setelah ditambahi dialog tersebut, Jah resmi menjadi karakter Asia asal Indonesia.

"Setelah ditambahi dialog satu scene khusus itu, karena muka saya Asia banget, saya mewakili Asia tapi saya dari Indonesia. Jadi saya berterima kasih juga sama Justin yang sefleksibel dan se-open itu untuk membawa jati diri negara saya pada film ini. Lebih keren jadinya," tutupnya.

Penasaran bagaimana adegan tersebut? Tunggu filmnya tayang Rabu (22/5) di seluruh bioskop Indonesia. (kpl/abs/phi)

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Berita Pilihan