Jawa Barat "Panen" Ruang Kelas Tahun Ini

Bandung (ANTARA) - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menyatakan tahun ini Provinsi Jabar akan "panen" ruang kelas dari hasil rehabilitasi sekolah dasar (SD) dan pembangunan ruang kelas baru tingkat SMA.

"Jadi Jawa Barat tahun ini panen ruang kelas. Insya Allah sekitar 19.000 ruang kelas dibangun tahun ini," kata Ahmad Heryawan, usai memantau pelaksanaan Ujian Nasional tingkat SD, di SD BPI Jalan Halimun Kota Bandung, Senin.

Ia mengatakan, sekitar 10.000 ruang kelas untuk tingkat SD akan direhabilitasi pada 2012.

"Pembangunan rehabilitasi total ruang kelas untuk tingkat SD tahun itu tahun ini sekitar 10.000. Kemudian rehabilitasi SMP 3.200 ruang kelas. Kalau untuk SMA kita bangun baru. Tahun ini kita bangun 6.000 ruang kelas," kata Heryawan.

Menurut dia, sistem pembangunan ruang kelas tersebut dinilai jauh lebih bagus karena menganut sistem swakelola yang melibatkan masyarakat dan komite sekolah serta kepanitian dari sekolah.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat Wahyudin Zarkasih menyatakan, kegiatan rehabilitasi ruang kelas tersebut merupakan hasil kerja sama antara Pemrov Jabar dengan pemerintah pusat.

"Jadi untuk rehabilitasi ruang kelas tersebut, sudah dikucurkan sekitar Rp607 miliar untuk SD dan Rp34 miliar buat SMP," kata Wahyudin.

Ia menjelaskan, dana tersebut tidaklah dibagi sama rata tapi berdasarkan kebutuhan setiap sekolah karena setiap sekolah mempunyai tingkat permasalanan sendiri-sendiri.

"Dan sekolah-sekolah yang direhab berdasarkan hasil verifikasi dan menghasilkan calon penerima rehabilitasi ruang kelas rusak dan ringan di Jabar," katanya.

Pembagian yang dilakukan tersebut, kata Wahyudin, dipastikan telah merata berdasarkan skala prioritas yang telah ditentukan sebelumnya. (tp)


Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Berita Terkini