'JANGAN AMBIL BOROBUDURKU' Bangkitkan Kecintaan Pada Negeri

KAPANLAGI.COM - Rumah produksi Blitz Production membuat sebuah film idealis yang mengangkat tentang sejarah dan kebudayaan Indonesia JANGAN AMBIL BOROBUDURKU. Film yang sarat dengan unsur sejarah, diharapkan dapat membangkitkan kecintaan terhadap karya bangsa sendiri, menghargai bangunan sejarah, pendidikan, rasa tangung jawab, tolong menolong dan lain-lain.

"Ini menjadi film yang bermutu, karena belum pernah ada sebelumnya di Indonesia. Film ini juga menjadi tontonan bermutu bagi anak-anak kita,” ucap Samuel Alvino, produser Blitz Production saat di temui di acara syukuran produksi film di Kawasan taman wisata candi Borobudur, Magelang, Sabtu (16/2).


Samuel menyebut saat ini anak-anak belum memiliki banyak pilihan tontonan sekaligus tuntunan bagi anak-anak. Maklum, saat ini anak-anak agak susah untuk memilih film yang pas untuk usia mereka. " Kita berharap, film ini nantinya akan menjadi pilihan bagi anak-anak kita. Mari kita mulai dari sekarang, karena kalau bukan kita yang peduli, siapa lagi,” tambah Samuel Alvino.

Mengambil lokasi syuting masih di seputaran wilayah Borobudur, menurut rencana, film JANGAN AMBIL BOROBUDURKU akan mulai syuting perdana pada awal maret 2013. Sejumlah pemain handal sudah dipersiapkan, mulai dari Umay, Bucek Deep, Rizky Hanggono, dan beberapa pemain baru seperti Hamzah, Rara, Kirana, Feby, Rizky, Pinka, dan Pita yang juga cucunya Ibu Megawati Soekarnoputri. Film ini rencananya bakal tayang di seluruh bioskop di tanah air pada 20 Mei 2013 bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional. (kpl/gum/uji/dka)

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Berita Pilihan