Harta JK Rowling Terkuras Gara-Gara Amal

Kesuksesan kisah Harry Potter yang ditulisnya telah membawa JK Rowlingmasuk dalam jajaran selebritis terkaya. Namun siapa sangka kalau harta yang jumlahnya mencapai miliaran itu kini telah terkuras habis?

Seperti dilansir dari Huffington Post, majalah Forbes yang selama 25 tahun terakhir telah membuat list tokoh terkaya melaporkan bahwa telah terjadi degradasi yang sangat tajam pada penghasilan JK Rowling.

Jika tahun lalu, Rowlingdikenal sebagai novelis Inggris pertama yang meraih gelar gelar miliarder, kini gelar itu sudah berganti menjadi jutawan. Bukan karena wanita single parent ini suka berfoya-foya, melainkan karena dia banyak menghabiskan hartanya untuk amal dan membayar pajak yang sangat tinggi.

"Informasi baru tentang Rowlingmenyebutkan bahwa sumbangan amalnya yang nilainya kurang lebih $160 juta (kurang lebih Rp1,5 triliun) untuk amal, dan ditambah dengan pajak tinggi yang harus ditanggungnya, membuat penulis kisah Harry Potter ini masuk daftar kami," demikian tulisan yang tertera dalam daftar Artis Yang Keluar Dari Daftar Miliarder.

Selama ini, Rowlingmemang dikenal sangat peduli pada orang-orang di sekitarnya. Mengingat dia pernah menjalani hidup sebagai pengangguran yang harus membesarkan anaknya seorang diri, dia pun ingin membantu orang-orang yang menghadapi masalah sama.

"Anda punya tanggung jawab moral ketika Anda mendapatkan sesuatu jauh melebihi yang Anda butuhkan, Anda dituntut bijak menggunakannya dan selalu berbagi dengan cara yang pintar," demikian yang pernah diungkapkan Rowling.

(hft/ris)


LIHAT JUGA:

JK Rowling buat buku baru
Daniel Radcliffe ternyata menderita OCD
VIDEO: Trailer film terbaru Daniel Radcliffe
GALERI FOTO: Pemutaran perdana film "Harry Potter" terakhir
GALERI FOTO: Museum Harry Potter segera hadir di Singapura

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Berita Terkini