Guns N Roses Dipaksa Reuni

April tahun depan, Rock and Roll Hall of Fames bakal memilih band mana yang layak menjadi penghuni museum legendaris ini. Salah satu nama besar yang muncul di daftar nominasi tahun ini adalah Guns N Roses yang memang sudah layak mendapat tempat terhormat di Rock and Roll Hall of Fames. Karena itu juga para fans di Italia kini menggalang suara untuk meminta para personil original band ini reuni di malam penganugerahan nanti.

Bukan rahasia kalau sejak tahun 1994 yang lalu nasib band yang berdiri di California tahun 1985 ini mulai tak jelas. Satu per satu original lineup mulai meninggalkan Guns N Roses dan notabene hanya Axl Rose saja yang tertinggal. Kini usia Guns N Roses telah melewati 25 tahun dan itu artinya band ini sudah layak masuk Rock and Roll Hall of Fames yang berlokasi di Cleveland, Ohio.

Sampai saat ini belum ada kepastian apakah hanya Axl Rose saja yang bakal datang mewakili Guns N Roses di acara Rock and Roll Hall of Fame nanti atau para personil awal seperti Slash, Steven Adler, Izzy Stradlin, dan Duff McKagan bakal ikut bergabung. Sampai saat ini sepertinya perseteruan antara Axl Rose dan Slash masih belum berakhir dan ada kemungkinan gitaris ini bakal tak datang.

Prihatin melihat kondisi ini, para fans berat Guns N Roses yang berbasis di Italia lantas berusaha menggalang suara lewat GNRonline.it untuk menyatukan lagi para personil Guns N Roses. "Kami berharap mereka bisa reuni, paling tidak untuk satu kali ini saja," ujar juru bicara fansite ini seperti dikutip dari Contact Music.

Sampai saat ini memang belum ada kepastian namun Axl Rose sendiri sempat membuka peluang untuk reuni saat ia mengatakan, "Still up in the air." (kpl/cmc/roc)

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Berita Pilihan