Gugatan Untuk Inul Vizta Dianggap Tak Berdasar Hukum

KAPANLAGI.COM - Gugatan yang dilayangkan oleh pihak Karya Cipta Indonesia (KCI) atas tempat karaoke Inul Daratista, menurut H. Herman Kamal selaku kuasa hukum, tidak mempunyai landasan hukum.

"Sekarang ini situasi dan KCI sedang mengalami krisis manajemen. Banyaknya karyawan ataupun pengurus-pengurus elite di KCI itu keluar. Sampe yang terakhir itu, salah satu ketua dari KCI dilantik, ditangkap KPK. Tentunya gugatan KCI itu tidak sesuai landasan dengan hukum," ujar Herman saat ditemui di Pengadilan Negeri, Jakarta Pusat, Rabu (28/11).

Menurut Herman, tidak mungkin seorang Inul tidak mengerti tentang perizinan untuk menaati peraturan, "2005 Inul Vizta berdiri, kita masih bayar sesuai dengan disepakati, 2007 terjadi gejolak di KCI, banyak yang keluar," katanya.

Setelah melakukan negosiasi ulang, Herman menambahkan pihaknya sudah menyepakati tentang harga, "Akhirnya kita lakukan negosiasi ulang, akhirnya disepakati dengan angka 5 juta dari sebelumnya 750 kali jumlah room, dikali setahun. Kurang lebih, 5 juta (di tahun) 2005 - 2007," papar Herman.

Setelah negosiasi terakhir, Herman mengatakan kalau mereka menyetujui untuk membayar sebesar 3,5 juta dengan ketua umum KCI yang sebelumnya, "Kita lakukan nego lagi, akhirnya disepakati juga dengan pihak KCI, ketua umumnya Yessi. Angkanya 3,5. Kita bayar," tandas Herman. (kpl/aal/rea/faj)


BACA JUGA:

Langgar hak cipta, bisnis karaoke Inul Daratista diadukan
KCI gugat Inul Vizta ke pengadilan
Bisnis karaoke Inul Daratista dituntut bayar royalti
Alasan Inul Vizta dianggap mengada-ada
Hibur TKI, Inul Daratista tampil di negara-negara Asia
Ekspansi usaha, Inul Daratista ingin bantu TKI
Kisah perseteruan legendaris, Rhoma Irama vs Inul Daratista

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Berita Pilihan

  • Pedofil internasional pernah mengajar di JIS

    Pedofil internasional pernah mengajar di JIS

    Pedofil internasional pernah mengajar di JIS

    Jakarta International School (JIS) tengah menjadi sorotan publik karena kasus pelecehan seksual yang diduga dilakukan petugas kebersihan di sekolah itu. Namun, sebelum kasus ini mencuat, seorang pedofilia internasional pernah mengajar di JIS. …

  • Klip Kontroversial Robin Thicke, 'Blurred Lines' Paling Laris!

    Klip Kontroversial Robin Thicke, 'Blurred Lines' Paling Laris!

    Klip Kontroversial Robin Thicke, 'Blurred Lines' Paling Laris!

    KAPANLAGI.COM - Sudah pernah liat klip super kontroversial milik Robin Thicke, Blurred Lines? Yap video tersebut dinobatkan jadi yang paling laris dicari lho! …

  • 5 Juni, JKT 48 Luncurkan Film

    5 Juni, JKT 48 Luncurkan Film

    5 Juni, JKT 48 Luncurkan Film

    Jakarta, C&R Digital - Seakan tak ingin kalah dari boyband Coboy Junior dan girlband Cherrybelle, JKT 48 rupanya sudah membuat film berjudul Viva JKT 48. Rencananya, film tersebut akan diluncurkan pada awal bulan Juni 2014 mendatang."Tanggal 5 juni, temanya film liburan," kata personel JKT 48, Shanju saat ditemui di acara Global Seru Awards di Tennis Indoor Senayan Jakarta, Rabu (23/4) malam.Dalam film tersebut, tak semua personel JKT 48 mendapatkan peran. Pasalnya, hanya delapan personel saja …