Film Silat Indonesia The Raid Diserbu di Bioskop Inggris

Jakarta-C&R/OMG-Film The Raid produksi sineas Indonesia diputar serentak di bioskop-bioskop di London Jumat (12/10). Situs resmi sinema Allin London menyebutkan, film ini diserbu oleh masyarakat Inggris karena ingin menyaksikan gaya silat ala Indonesia.

Film yang disutradarai oleh Gareth Evans mendapatkan tanggapan yang baik dari banyak para penonton dunia. Bahkan situs Rotten Tomatoes memberikan empat bintang pada film ini. "The Raid adalah film action terbaik dalam dekade terakhir ini. Sutradara Gerath Evans memfilmkan pertempuran dengan mata yang terlatih untuk memaksimalkan intensitas dan hiburan," tulis seorang komentator film pada Rotten Tomatoes.

Film yang diproduksi pada 2011 ini dibintangi oleh Iko Uwais, yang memerankan seorang anggota polisi yang menyerbu sebuah apartemen yang diduga sebagai sarang gembong narkoba. Film berdurasi 101 menit ini juga didukung oleh Donny Alamsyah, Pierre Gruno dan Ray Sahetapi.

The Raid pertama kali dipublikasi pada Festival Film Internasional Toronto 2011 sebagai film pembuka untuk kategori Midnight Madness. Para kritikus dan penonton memuji film tersebut sebagai salah satu film aksi terbaik sehingga memperoleh penghargaan The Cadillac People's Choice Midnight Madness Award.

The Raid juga diputar dan mendapatkan penghargaan di beberapa ajang internasional lainnya, seperti Festival Film Internasional Dublin Jameson (Irlandia), Festival Film Glasgow (Skotlandia), Festival Film Sundance (Utah, AS), South by Southwest Film (SXSW, di Austin, Texas, AS), dan Festival Film Busan (Korea Selatan). Prestasi ini menjadikannya sebagai film komersial produksi Indonesia pertama yang paling berhasil di tingkat dunia. (Winda Rahmawati)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Berita Pilihan