Film 5 CM Dianggap Merusak Alam Gunung Semeru?

KAPANLAGI.COM - Tidak hanya kesuksesan yang diraih film 5 CM. Kritikan pedas mengenai film yang diadaptasi dari novel ini juga datang. Syuting film tersebut dianggap beberapa pihak merusak ekosistem di Gunung Semeru.

Kritikan mengalir deras dari jejaring sosial seperti Facebook dan Twitter mengenai proses syuting 5 CM. Salah satu pemain, Raline Shah, justru tidak mengetahui tentang komentar masyarakat itu.

"Jujur saja, aku ga tau mengenai kritikan tersebut, yang dibilang syuting 5 CM merusak ekosistem," ujar Raline saat ditemui KapanLagi.com® di Studio 4 RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Jum'at (21/12).

Meskipun tidak tahu soal kritikan tersebut, Raline menampik kalau syuting 5 CM merusak ekosistem. Menurutnya, proses syuting berjalan dengan baik. Para pemain dan kru juga mendaki seperti pendaki lain dan selalu menjaga kebersihan.

"Aku pikir ga ada lah cara kami untuk merusak ekosistem di Semeru. Kami seperti pendaki lain. Kami kumpulin sampah dan sebagainya. Kami ga melakukan perusakan seperti menebang pohon atau corat-coret," pungkas Raline. (kpl/pur/rea/rzm)

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Berita Pilihan