Festival Film Indonesia 2013 Digelar di Semarang

Semarang (Antara) - Pemerintah Kota Semarang mengaku siap menjadi tempat penyelenggaraan Festival Film Indonesia 2013 yang direncanakan digelar pada bulan Desember, karena sekaligus sebagai ajang memperkenalkan potensi wisata dan ekonomi Ibu Kota Jawa Tengah.

Humas FFI Roy Marten seusai melakukan pertemuan dengan Plt Wali Kota Semarang di Semarang, Jumat, mengaku sudah melakukan survei ke sejumlah tempat di antaranya MCC Marina dan Lapangan Simpanglima yang akan dipersiapkan sebagai panggung FFI.

"Rencananya satu minggu penuh, kami akan menggelar pekan film Indonesia terbaik, dan tiga hari pesta rakyat di Lapangan Simpanglima. Sementara penganugerahan piala dan penghargaan FFI digelar di MCC Marina," paparnya.

Pemilihan Kota Semarang sebagai tempat digelarnya FFI, lanjut Roy Marten karena pada tahun 1980 pagelaran FFI di Kota Semarang sukses, sehingga ingin dihadirkan kembali di tahun 2013.

"Kami ingin mengulang kesuksesan penyelenggaraan FFI di Kota Semarang tahun 1980," ucapnya.

Roy Marten menambahkan pada acara FFI 2013 akan dihadiri sekitar 200 artis yang akan menyukseskan acara, termasuk pada pawai artis pada "H-1" malam puncak FFI.

Direktur Pembinaan Perfilman Kementerian Pendidikan dan Pariwisata Sulistyo S Tirtokusumo menambahkan bahwa penilaian film, aktor, dan artis akan dilakukan dua bulan sebelum pelaksanaan FFI.

"Sementara untuk pengumuman nominatornya akan dilaksanakan pada 10 atau tujuh hari sebelumnya FFI," tuturnya.

Plt Wali Kota Hendrar Prihadi menambahkan bahwa Pemkot Semarang siap mendukung dan ikut menyukseskan penyelenggaraan FFI di Kota Semarang.

"Terpilihnya Kota Semarang sebagai tempat penyelenggaraan FFI ini juga bisa untuk memperkenalkan potensi wisata dan ekonomi yang ada kepada semua artis dan tamu FFI yang datang," ujarnya.

Hendrar Prihadi juga berharap rangkaian acara FFI dapat memberikan hiburan bagi masyarakat Kota Semarang dengan adanya pekan film Indonesia terbaik, pawai artis, dan pesta rakyat.(rr)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Berita Pilihan