Fatin Dapat Tawaran Main Film di Eropa Dari Anak Amien Rais

KAPANLAGI.COM - Keinginan putri dari mantan ketua MPR RI Amien Rais, Hanum Salsabiela Rais untuk mengajak Fatin Shidqia Lubis bermain film sekaligus mengisi soundtrack sudah sampai di telinga gadis berusia 16 tahun tersebut. Melalui manajemennya, tawaran tersebut akan diproses.

Ditemui saat syuting video klip Aku Memilih Setia di kawasan Margonda Raya, Depok, Jawa Barat, Selasa (11/6) Fatin pun antusias dengan tawaran tersebut.

"Isi soundtrack film belum pernah bayangin, excited banget, ditawarin main juga di filmnya. Nanti diurusin sama manajemen. Aku sih udah kasih kontak manajemen," ungkapnya.

Awalnya, Fatin tak percaya dirinya mendapat tawaran tersebut. Namun, ketika dikabarkan fansnya, Fatinistic lewat media sosial tentang tawaran tersebut, jawara X Factor Indonesia pertama ini tak bisa menyembunyikan rasa senangnya. Meski demikian Fatin mengaku awalnya tak mengenal sosok Hanum.

"Enggak kenal (Hanum). Aku di-mention sama Fatinistic pas ngecek oh iya bener," jelasnya.

Seperti diketahui Hanum mengungkapkan keinginannya ini melalui Twitter. Fatin diajak ke Eropa untuk menjadi pemeran dan menyanyikan soundtrack film 99 CAHAYA. Sebuah film yang merupakan kisah Hanum saat tinggal di Eropa. "@FatinSL pingin ngajak kmu main @Film99Cahaya di Eropa, mgkn gak yahh dik:) n nyanyikan ost nya:)," tulis Hanum dalam akun Twitternya. (kpl/pur/sjw)

 

BACA JUGA:

Fatin senang ditawari main film
Fatin curhat betapa susahnya nyanyi sambil akting
Kisah putus cinta Fatin terjadi jelang karantina X-Factor
Fatin lebih pilih syuting video klip ketimbang ulangan kenaikan kelas
Fatin kangen 'ngangkot' dan jaja bakso pinggi jalan
Fatin jadi inspirasi Dewi Sandra

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Berita Terkini