Evelyn dan Arul, Duo Mualaf Yang Konsisten Bawakan Lagu Religi

KAPANLAGI.COM - Duet Evelyn dan Arul semakin kompak. Setelah memutuskan menjadi mualaf, mereka sepakat memantapkan karir di musik religi. Terakhir mereka merilis single Nur Kasih di Youtube.

Eveleyn adalah seorang mualaf dan merupakan keturunan Chinese Dayak yang mempunyai nama kecil Yang Xue Ling. Ia dilahirkan di kota Khatulistiwa atau Pontianak, Kalimantan Barat. Sementara Arul Putra dengan nama lengkap Syahrul Mohamad Putra, pria yang lahir dari muslim keturunan Tionghoa mempunyai nama kecil Lim Bun Uh.

Menurut mereka, Allah SWT mempunyai berbagai macam cara untuk menunjukkan kebesaran-Nya, salah satunya adalah menggerakkan hati dan fikiran Evelyn untuk fokus di musik religi.

"Nggak tahu kenapa ya? Saya kalau menyanyikan lagu-lagu yang bernafaskan religi terasa seperti ada ketenangan bathin saja. Hidup terasa indah saja," kata Evelyn kepada KapanLagi.com®, Minggu (17/3). Dalam road show Eveleyn terkadang menyelipkan lagu religi dalam lirik Mandarin ini.

Dalam album perdana Arul Puta dan Evelyn ada beberapa lagu andalan di antaranya Adzab Illahi, Nur Kasih, Hikmah, I’Tirof dan Taubat yang keseluruhan lagunya ciptaan dari Chossy Pratama. Bagi A&R Director D’n’D Record, Budhy Paramita, mengakui sangatlah tidak mudah untuk mendapatkan penyanyi keturunan Chinese untuk lagu religi ini.

"Sebab si penyanyi tak cukup hanya mualaf saja. Tapi mereka juga sangat dituntut harus mampu membaca dan menulis arab," ujar Budhy.

Bagi Arul konsisten di musik religi memiliki tantangan tersendiri. "Memang tidaklah mudah menyanyikan lagu-lagu religi. Karena di sini saya selain menyanyi juga dituntut untuk mempunyai perilaku yang Islami ya? Makanya saya sungguh amat beruntung mendapatkan support dan bimbingan dari beberapa ahli agama," ungkap Arul.

Dia berharap lewat lagu religi dapat menyebarkan pesan moral. "Karena saya hanya mampu menyanyi. Jadi ya saya ingin bersiar lewat lirik. Bahwa mencintai sesama manusia pasti akan menimbulkan kedamaian abadi," papar Arul.

Simak video klip Nur Kasih yuk!

(kpl/uji/adb)

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Berita Pilihan