Donnie Yen Punya Kelemahan

Terobosan Akting

Dikenal lewat film-film laganya seperti seri Ip Man, 14 Blades, Legend of the Fist: The Return of Chen Zhen, dan The Lost Bladesman, Donnie Yen kembali dengan sebuah film laga baru, Wu Xia (Swordsmen). Pada 19 Juli lalu Donnie dan sutradara terkenal Peter Chan muncul untuk mempromosikan kolaborasi resmi pertama mereka, Wu Xia. Donnie memerankan sang tokoh utama, seorang pembunuh bengis yang bertobat menjadi kepala keluarga baik hati Liu Jin Xi, dengan alter ego bernama Tang Long, yang merupakan ketua kedua dari klan kejam 72 Demons. Tapi, masa lalu Liu yang kelam terus membuntutinya saat seorang detektif bernama Xu Bai Jiu (Takeshi Kaneshiro) bertekad untuk menangkap Liu saat dia tahu Liu bukanlah pembunuh biasa. Dalam wawancara, Donnie yang dikenal sebagai jaminan box office untuk film-filmnya, berbagi kesulitan yang dihadapinya selama memerankan dua karakter sekaligus di film barunya itu. “Harus berakting dan mengkoreografi serangkaian aksi laga berbeda untuk Liu dan Tang – yang sama-sekali berbeda – sudah merupakan tantangan tersendiri bagiku. Ditambah lagi kesulitan untuk menemukan keseimbangan saat memerankan kedua karakter yang kontras ini,” jelasnya. Donnie menambahkan bahwa keadaan jadi makin sulit saat penonton menyadari bahwa Liu pada akhirnya akan menyerang balik karena terdesak, meski sebelumnya di paruh pertama filmnya dia digambarkan sebagai seseorang yang tak memiliki kemampuan bela diri sama sekali. “Itu semua karena perannya dibawakan olehku. Selama Donnie Yen muncul, penonton mengharapkan adanya adegan laga. Jadi, semuanya tergantung padaku bagaimana meyakinkan penonton bahwa Liu hanyalah pria biasa, namun bias memunculkan alter ego Tang di saat yang tepat. Ini sendiri sudah membutuhkan banyak usaha keras,” terang actor kelahiran 27 Juli 1963 ini. Sutradara Peter Chan memuji Donnie melakukan pekerjaan yang bagus dalam menampilkan perbedaan Liu dan Tang. Lalu, komentar seperti apa yang diharapkan Donnie, yang menyandang label bintang laga top Hong Kong, mengenai penampilannya di filmfilmnya? “Saya butuh melakukan terobosan dalam tiap peranku, karena penonton terus-menerus menetapkan ekspektasi lebih tinggi terhadap pertarungan di film-filmku. Karena itu, sebuah tantangan bagiku untuk menampilkan film laga yang bagus,” ungkap Donnie. “Saya lebih suka mendengar penonton mengatakan aktingku telah mencapai tingkatan baru, dan saat saya mengambil peran yang berbeda dari film-film sarat laga, mereka bisa melihat usahaku mencapai tingkatan lebih tinggi,” lanjutnya…

Baca selengkapnya di tabloid ASIANplus edisi 437

Artikel lain tentang Donnie Yen : - Donnie Yen Sayang Anak, - Donnie Yen Luncurkan Buku, - Donnie Yen Tak Berencana Buka Perguruan Kungfu,

Semuanya hanya ada di tabloid ASIANplus edisi 437 yang terbit saat ini !!!

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Berita Terkini