Dipecat Kangen Band, Andika Ingin Bunuh Diri?

Masalah kembali harus dihadapi oleh Andika. Setelah kasus narkotika yang mengharuskannya mendekam di dalam penjara dan melakukan rehabilitasi, kini pria yang dikenal sebagai vokalis Kangen Band ini harus rela melepaskan predikat tersebut.

Hal itu dikarenakan Andika yang masih terikat kontrak dengan sebuah label, melakukan pelanggaran terhadap yang telah disepakati. Terkait hal ini Andika pun dituntut untuk mundur dari Kangen Band atau membayar denda sebesar 1 miliar.

"Sebenarnya kita kompak, tapi dia dalam keadaan kejepit masalah kontrak, masalah emosi itu kita bareng, ngobrol baik. Sebenarnya nggak bisa salahin Andika juga, mungkin dia juga butuh uang ya untuk menghidupi diri dan anaknya, itu masalah dia," ucap Dodhy saat ditemui di kantor Positif Art, Komplek Cibubur Indah V No.8, Jakarta Timur (9/7).

Selama terjepit masalah ini, Andika pun sering berperilaku tidak menentu. Malah menurut Dodhy, Andika pernah melontarkan kata ingin bunuh diri.
"Nggak jelas. Gue tanya lu kenapa, dia jawab, iya gue bingung, apa gue bunuh diri saja ya. Gue bilang jangan emosi, pakai nalar, pakai petunjuk lah, kalau pakai nafsu itu berantakan. Sebenarnya Andika nggak mau keluar, saya juga nggak mau Andika keluar, mau dibilang kampung atau apapun kita start bareng-bareng. Kita mendoakan saja. Nggak pernah kecewa, meskipun dia sering ada masalah. Aku selalu support, aku datangi," papar Dodhy. (kpl/ato/abs)


BACA JUGA:

Jika ingin kembali ke Kangen Band, Andika harus bayar Rp 1 miliar
Kangen Band bantah depak Andika
Dodhy: Andika hengkang karena tuntutan label
Andika kecewa dengan Dodhy
Pengganti Andika sudah disiapkan Kangen Band

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Berita Terkini