Di sela persidangan, Diego memutuskan memeluk Islam

MERDEKA.COM,

Sepakbola nasional keturunan Belanda, Diego Michiels memutuskan untuk berpindah agama memeluk Islam. Keputusan ini diambil Diego setelah sebelumnya berkonsultasi dengan salah satu kuasa hukumnya, Kapitra Ampera.

"Hal yang mengejutkan, Diego ternyata banyak menyimpan referensi tentang Islam dan dia memutuskan untuk memeluk Islam di bawah bimbingan saya," ujar Kapitra di Gedung Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Jl Gajah Mada, Jakarta, Kamis (7/1).

Pada kesempatan yang sama, Diego mengaku telah lama tertarik dengan Islam. Hal ini disebabkan Diego telah lama hidup dan tinggal dalam komunitas muslim.

Selain itu, Diego membubuhkan kata Mohammad dalam nama lengkapnya. Kini, namanya menjadi Diego Mohammad Bin Robby Michiels.

"Ketertarikan ini murni berasal dari dalam diri saya. Tidak ada tekanan dari pihak manapun. Juga bukan karena kekasih saya seorang muslimah," terang Diego.

Proses pembacaan lafal Kalimah Syahadat disaksikan oleh tiga orang saksi yaitu Riandi Rusman, Vidi Galenso dan Elza Syarief. Diego sempat mengambil air wudhu sebelum mengucapkan kalimah syahadat.

Sumber: Merdeka.com


LIHAT JUGA:

Nikita Willy ajarkan kalimat salam kepada Diego Michiels
Mabuk, Diego Michiels pukul empat pengunjung kafe
Curhat Nikita Willy tentang Diego Michiels
GALERI FOTO: Jadi tersangka, Diego Michiels dibawa ke kantor polisi

Berada di tahanan, Diego Michiels malah makin ganteng:

Setelah bersiap-siap Diego Michiels pun keluar dari sel.
1 / 12
Kapanlagi | Foto oleh Muhammad Rasyad/Kapanlagi
Jum, 4 Jan 2013 14:00 WIB


Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Berita Pilihan