Debut Diky Candra Jadi Bintang Tamu OVJ

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Usai resmi melepaskan jabatannya sebagai Wakil Bupati Garut, mantan artis Diky Candra membuktikan eksistensinya di dunia entertainment yang pernah membesarkan namanya dulu.

Penampilannya di tayangan Trans7, Opera Van Java (OVJ), Rabu (16/11/2011) malam, merupakan penampilan pertama Diky di dunia hiburan selepas resmi tidak lagi menjabat sebagai Wakil Bupati Garut.

Tampil sebagai pembuka lakon 'Kisah Cinta Mahasiswa Abadi' di OVJ tadi malam, Diky nampak tidak canggung meski dia harus beradu komedi dengan Sule, Nunung, Azis Gagap, Parto, Vincent minus Andre Taulani. Diky tampil penuh percaya diri membawakan lagu Korea sambil memetik gitar diselingi lantunan Sule yang juga ikut menyanyikan beberapa lagu.

Pada kesempatan tersebut, Sule sempat menyindir Diky Candra ketika menjawab pertanyaan Azis Gagap--salah seorang bintang OVJ yang ditujukan kepada Diky Candra. Kala itu Diky menjawab Azis dengan logat dan karakter gagap.

"Mana ada wakil bupati gagap? Eh, masih di sana? Salah sendiri masuk kandung macan," ungkap Sule yang disambut gelak tawa penonton yang hadir di acara OVJ yang disiarkan secara live di Trans7 tadi malam.

Kembalinya Diky ke dunia entertainment menunjukkan komitmen yang pernah diutarakannya beberapa waktu lalu, bahwa dia ingin kembali ke dunia hiburan jika sudah tidak lagi menjabat sebagai Wakil Bupati Garut.

Seperti diberitakan sebelumnya, setelah permohonan pengunduran dirinya diterima DPRD Kabupaten Garut, Wakil Bupati Garut Diky Candra mulai mempersiapkan masa depannya di luar jalur politik.

Namun menurut Diky, dia masih bekerja sebagai wakil bupati Garut sambil menunggu surat keputusan (SK) pemberhentian dari Kementerian Dalam Negeri.

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Berita Terkini