Dalam Merancang Busana Muslim, Ida Royani Enggan Ikuti Trend

Jakarta, C&R Digital - Ida Royani dikenal sebagai desainer busana muslim di Indonesia. Ia menjalani profesi itu sejak tahun 1980. "Dulu di tahun 1978 hanya saya yang mengenakan busana muslim, dan saya sudah ciptakan berbagai gaya," kata Ida Royani kepada wartawan, Jum'at (12/4) dalam acara Kemang Fashion Week 'Diva Glam'.

Sebagai seorang desainer Ida mengaku tidak pernah mengikuti tren. "Saya tak mau mengikuti tren, tapi menciptakan tren, dan orang akan menyukai desain saya yang murni dari inspirasi saya," kata Ida.

Ibu delapan anak ini mengaku banyak sekali orang yang mengikuti rancangannya. "Saya buat busana  muslim dengan bahan yang mahal dan harganya jutaan, tapi setelah itu saya lihat ada baju yang menyerupai rancangan saya di mall yang diproduksi masal dan dijual dengan harga 100 ribu rupiah," kata Ida.

Bagi Ida itu bukanlah masalah, karena merupakan pertanda banyak yang menyukai rancangannya dan ia berhasil menciptakan tren. "Meskipun begitu pangsa pasarnya berbeda, rancangan saya kan memang untuk butik, dan sudah ada  konsumennya masing-masing sesuai kemampuan," kata Ida.

Bahkan Ida mengklaim, semua gaya busana muslim yang ditemuinya di berbagai butik dan mall sudah pernah ia buat sebelumnya. "Karena itulah saya mengulang gaya yang pernah saya buat 20-30 tahun yang lalu, tapi dimodifikasi dengan menggunakan bahan yang berbeda sehingga terlihat baru," kata Ida.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Berita Pilihan