Christian Loho, Sang Superhero Bima Satria Garuda

Jakarta, C&R Digital -  Sebentar lagi sosok Christian Loho bakal tampil menghiasi layar kaca RCTI setiap pekannya. Melalui serial superhero Bima Satria Garuda, sepertinya ia bakal menjadi idola baru khususnya bagi anak-anak Indonesia.

Aktor berusia 27 tahun ini sebenarnya bukan orang baru di industri hiburan tanah air. Sebelumnya, ia sudah pernah tampil di sejumlah iklan, video klip dan berakting di FTV. Namun, baru di Bima Satria Garuda ia mendapat peran utama.

Untuk mendalami perannya sebagai seorang superhero, Top 6 Grand Final L-Men of the Year 2011 ini telah mengikuti workshop yang diberikan oleh produser termasuk belajar fighting (ilmu bela diri). 

"Proses latihan ada yah, dari pihak produser menyediakan workshop untuk pelatihan akting, pendalaman karakter, reading selama satu setengah bulan," ungkapnya kepada C&R Digital, Selasa (7/5) di MNC Tower.

Pria yang sudah belajar ilmu bela diri sejak kecil ini mengaku terinspirasi oleh sosok aktor-aktor Hongkong saat memainkan tokoh superhero ini. 

"Yang paling jadi panutan sih kaya Bruce Lee. Kebanyakan dari artis Hongkong, Jackie Chan, Jet Lee," ujarnya.

"Saya memang suka action banget. Film-film action itu jarang terlewatkan. Jadi suka banget dan gayanya jadi niru-niru mereka."

Sementara itu, menurut Reino R. Barack, Executive Producer Bima Satria Garuda, mengatakan alasannya memilih Christian untuk menjadi tokoh utama di serial ini. 

"Kita melakukan analisa dan casting ulang sampai saya tuh mendapat seseorang yang sangat cocok," paparnya. "Saya lihat Christian itu seorang anak muda yang pendiam, baik humble dan berprinsip baik. Jadi saya ingin menjaga image itu."

Serial Bima Satria Garuda akan tayang mulai 30 Juni setiap Minggu pukul 08:30 WIB dan tayang ulang setiap Sabtu pukul 15:00 WIB di RCTI.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Berita Terkini