Chef Degan tak Ingin Berkomentar Pedas di Masterchef Indonesia

Jakarta, C&R Digital - Chef Degan Septoadji terpilih kembali di kompetisi masak Masterchef Indonesia season 3 yang ditayangkan di RCTI. Sosoknya memang tak seperti Chef Juna, juri Masterchef Indonesia season 1 dan 2, yang terkadang suka berkata 'pedas' saat mengomentari  para kontestan.

Tapi, pria yang pernah dinominasikan sebagai Best Asian Chef di Singapura ini mengakui bahwa ia bukan tipe juri yang seperti itu. "Ya memang saya menilai makanan dan kontestan sesuai kepribadian saya. Saya bukan akting di situ. Ini harus jelas," ungkapnya saat konferensi pers di FX, Selasa (30/4).

Saat masih muda, pria berusia 45 tahun ini memang memiliki sifat temperamental yang tinggi. Tapi, semakin bertambahnya usia, akhirnya ia tersadar kalau di jaman sekarang khususnya di bidang kuliner, kalimat cacian sudah tidak diperbolehkan lagi.

"Jaman dulu itu kita masih bisa caci maki orang, tapi sekarang sudah enggak bisa. Di barat pun seperti itu apalagi di Indonesia," ujar pemilik Cafe Degan ini. "Bertambah umur akhirnya saya sadar apalagi saya punya anak buah sendiri, kita harus mempertahankan anak buah ini. Dan jaman sekarang hotel dan restoran banyak sekali. Kalau kita salah menghandle anak buah, dia bisa pindah ke hotel dan restoran lain. Jadi saya belajar dari pengalaman."

Sementara itu, RCTI akhirnya tersadar bahwa Masterchef Indonesia merupakan tontonan keluarga setelah melihat audiens dua season sebelumnya. Untuk itu, di season 3 ini, RCTI ingin menyajikan tayangan yang aman untuk semua usia.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Berita Pilihan